(Beritadaerah – Nasional) Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah selesai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada hari Kamis pagi (1/10), bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka kunjungan kerja.

Dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut dihadiri juga Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyala Mattalitti, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Idham Azis.

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Kabupaten Manggarai Barat dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 09.15 WIB. Sekretaris Kabinet Pramono Anung turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju NTT.

Dikutip laman Setkab, Kamis (1/10), setibanya di Bandar Udara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, setelah menempuh kurang lebih dua jam perjalanan, Presiden kemudian menuju Kampung Ujung dan kawasan Batu Cermin untuk melakukan peninjauan. 

Selepas itu, Presiden Jokowi diagendakan untuk meninjau kelanjutan proyek pembangunan terminal multifungsi Labuan Bajo. Terminal tersebut sebelumnya pernah ditinjau oleh Presiden pada bulan Januari lalu. Di tempat yang sama, Presiden juga direncanakan untuk memberikan bantuan modal kerja kepada para pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM). Selepas acara penyerahan bantuan modal kerja, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Bandara Komodo untuk bertolak kembali menuju Jakarta.

Sebagai informasi Batu Cermin merupakan destinasi wisata “perut bumi” dengan pesona batu karang yang berkilau seperti cermin karena terkena sinar matahari. Batu Cermin berada didalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menyuguhkan keindahan pariwisata bahari dengan pemandangan gugusan pulau-pulau kecil.

Beberapa waktu lalu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

Kegiatan fisik penataan Goa Batu Cermin telah mulai dikerjakan sejak kontrak kerja 16 Maret dan selesai pada 13 Desember 2020 dengan progres hingga 29 Juni 2020 mencapai 11,78%. Pembangunannya dikerjakan oleh kontraktor PT. Karya Shinta Manarito dengan anggaran APBN TA 2020 sebesar Rp 27,5 miliar.

Kawasan Goa Batu Cermin diharapkan menjadi daya tarik wisatawan di Nusa Tenggara Timur selain Labuan Bajo dan Pulau Komodo. Destinasi wisata ini dapat diakses melalui jalur darat dari Bandara Komodo dengan jarak 3,7 km atau hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu