(Beritadaerah – Kolom) Pemerintah berupaya meningkatkan potensi ekonomi desa sebagai penyangga ekonomi kota di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu Presiden Joko Widodo meminta agar semua Kementerian melaksanakan program yang integral dalam peningkatan ekonomi Desa. Desa disiapkan untuk antisipasi krisis di perkotaan. Presiden meminta semua pejabat negara menjadikan pada Covid-19 sebagai momentum memperbaiki dan menyusun strategi dalam transformasi ekonomi Desa.

Presiden menekankan seluruh Kementerian harus harmonis dalam menyusun program pembangunan desa Jangan membuat program sendiri yang lepas-lepas tidak terintegrasi tidak terpadu. Kementerian PUPR penyediaan infrastruktur dasarnya, Kementerian Perhubungan konektivitasnya, Kementerian Sosial mengenai penanganan warga yang terkena dampak pandemic dan Kementerian UMKM untuk sektor usaha.

Kemendes sudah melakukan pendataan potensi yang dimiliki oleh desa ini terkait dengan situasi yang nyata-nyata bahwa setiap desa itu memiliki potensi unggulan. Ada yang memiliki keunggulan kopra putih, ada yang memiliki keunggulan vanilla, ada yang memiliki keunggulan jagung, ada yang memiliki keunggulan padi, semuanya kita optimalisasi melalui proses perencanaan. Yang kedua produksi tidak akan bisa memberikan dampak ekonomi tanpa pemasaran itulah makanya kita juga melakukan revitalisasi atau penguatan BUMDES dan BUMDESMA atau Badan Usaha Milik Desa dan atau Badan Usaha Milik Desa Bersama.

Melalui kerjasama antar desa sampai dengan Agustus itu sudah ada 30.000 BUMDES yang sudah teregistrasi dengan total omzet sekitar Rp 2,1 triliun. Sedangkan sampai hari ini September dan Oktober,  sedang divalidasi terhadap 10.000 BUMDES yang sudah memasukkan registrasi untuk kita periksa. 10.000 BUMDES ini memang agak butuh keseriusan karena banyak yang belum memiliki unit usaha, inilah yang kemudian kita sinergikan dengan UMKM. Jadi ada BUMDES yang melakukan produksi sendiri dari hulu sampai Hilir sampai pada pemasaran, ada juga yang melakukan konsolidasi dengan UMKM yang ada di desa. Habis itu langsung antar Kementerian juga melakukan fasilitasi terhadap tugas untuk kerjasama dengan perbankan ada 14.045 BUMDES yang sudah melakukan sinergitas dengan perbankan, ada yang menggunakan bisnis matching dan ada yang menggunakan program lain.

Kerjasama jadi sinergitas antar kementerian dan lembaga terus kita upayakan agar produktivitas ekonomi di desa meningkat menjadi penyangga utama bagi ekonomi. Desa juga perlu mengembangkan, dan memiliki wisata desa, itu sangat penting dan memang wisata desa hari ini menjadi salah satu ikon untuk ekonomi di desa. Sekaligus memberikan upaya untuk penguatan di bidang kesehatan agar kondisi menegangkan, yang selama ini muncul karena akibat Covid-19 diobatin dengan wisata desa.

Pengusahaan marketing desa membutuhkan akan infrastruktur digital agar saat ini bisa menjual ke seluruh Indonesia dengan tetap menjaga jarak dan kerumunan. Secara administratif ada 83.218 desa dan kelurahan di Indonesia dan di antaranya 70.670 sudah ada 4G, berarti itu sudah bisa dilakukan proses digitalisasi tetapi masih ada 12.548 yang belum. Daerah ini terdiri dari 9.113 desa di wilayah 3T merupakan daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia. Serta 3.435 desa kelurahan di wilayah komersial atau non 3T.

Selain itu memang membangun ketrampilan masyarakat desa yang memiliki kemampuan untuk menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran. Persoalan ini bukanlah sulit karena pembelajaran digital sudah banyak tersedia, yang dibutuhkan adalah bagaimana pemandu yang tersedia pada BUMDES dan juga organisasi masyarakat lainnya.

Situasi pandemi saat ini, tidaklah membuat Indonesia menjadi terpuruk, namun sebaliknya terjadi percepatan pembangunan. Pembangunan desa dengan pola percepatan saat ini, tidaklah terpikirkan sebelumnya. Melalui kerjasama kementerian desa akan menjadi penyangga perkotaan dan malahan menjaga ekonomi Indonesia tetap bertumbuh, dimana mayoritas penduduk Indonesia tinggal di pedesaan.

 

 

 

 

About The Author

Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.

Related Posts