(Beritadaerah – Yogyakarta) Penggunaan teknologi dalam budidaya ikan dan minawisata terus dikembangkan oleh berbagai daerah, salah satunya Kabupaten Sleman di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Minawisata merupakan pendekatan pengelolaan terpadu yang berbasis konservasi dengan menitikberatkan pada pengembangan perikanan dan pariwisata bahari.

Terkait dengan hal tersebut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk mengembangkan kawasan minawisata di daerah lain, demikian yang disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto.

“Saya mengapresiasi inisiai untuk mendorong ekonomi lokal melalui pengembangan kawasan minawisata. Kami berkomitmen untuk mengembangkan lokasi ini khusus minawisata dengan keunggulan inovasi teknologi budidaya ikan nila dengan kincir atau disingkat Budidikucir. Nanti kita akan tata agar lebih bagus dan pengunjung bisa terkesan melihat kawasan ini,” kata Slamet yang dikutip laman KKP, Selasa (22/9).

Slamet mengatakan kreativitas untuk membangun ekonomi lokal sangat dibutuhkan di era perkembangan teknologi informasi seperti saat ini. Konsep eko wisata, termasuk minawisata, menurutnya menjadi ikon baru pengungkit ekonomi ditengah pandemi COVID-19 saat ini.

KKP akan menyalurkan bantuan kincir, induk nila merah dan sarana produksi lainnya, nantinya dapat mewujudkan Kawasan Budidikucir baru yang tidak lain untuk meningkatkan produktivitas, mutu dan daya saing ikan nila yang dihasilkan, ungkap Slamet.

Sebagai contoh Kelompok Mina Taruna di Sleman, sebelum menggunakan kincir, produktivitas kolamnya hanya 400 Kg di kolam seluas 255 m2. Setelah menggunakan kincir, produksinya dapat mencapai 1.300 Kg, dengan kata lain terjadi peningkatan produktivitas lebih dari 300% dengan menggunakan 1 unit kincir.

Kegiatan Sibudidikucir atau sistem budidaya ikan dengan teknologi kincir air, merupakan salah satu kegiatan unggulan yang telah dikembangkan oleh kelompok ini dan menjadi salah satu ikon perikanan budidaya di Sleman. Usaha lain yang dikembangkan kelompok ini adalah pembenihan ikan nila, pendederan ikan nila, koi dan gurame. Kegiatan usaha pembesaran ikan ini dilakukan baik di kolam dengan kincir, juga di kolam air deras.

Perkembangan usaha yang dilakukan telah mengantarkan kelompok Mina Taruna mendapat berbagai penghargaan. Prestasi yang ditorehkan, diantaranya untuk tingkat Kabupaten Sleman antara lain Juara I Pokdakan Kelas Pemula pada tahun 1998, Juara I Pokdakan Kelas Lanjut pada tahun 2000 dan terakhir pada tahun 2015 sebagai juara II Pokdakan dengan Pengelolaan Kolam Penampungan terbaik. Sementara untuk tingkat Provinsi DI Yogyakarta berhasil meraih Juara VI Pokdakan Kelas Madya di tahun 2011. Kegiatan Sibudidikucir telah berhasil meningkatkan ekonomi masyarakat dan mampu menggerakkan ekonomi lokal di Kabupaten Sleman.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts