Kemenko Marves Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi Digital Bagi UMKM

(Beritadaerah – Jakarta) Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) terus berupaya mendukung ketahanan sektor ekonomi kreatif Indonesia di masa pandemi COVID-19. Saat peluncuran kampanye #PernakPernikUnik dalam rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan secara virtual pada hari Rabu (16/9), turut hadir di acara ini yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Saat peluncuran, Menko Marves Luhut dalam sambutannya mengatakan melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia, akan semakin memperkokoh semangat gotong royong dan solidaritas semua pemangku kepentingan.

“Produk kriya buatan anak bangsa harus menjadi tuan rumah di Indonesia. Di masa pandemi ini, kolaborasi menjadi solusi pemulihan pertumbuhan ekonomi,” ujar Menko Luhut yang dikutip laman Maritim, Kamis (17/9).

Di masa pandemi COVID-19, menurut Menko Luhut keberlangsungan UMKM Indonesia bertumpu pada penggunaan teknologi. Menurut survey BPS, 83 persen UMKM mengakui adanya pengaruh positif dari penggunaan media daring. Oleh karena itu, Kemenko Marves mendorong para aktor UMKM untuk merangkul riset dan teknologi.

Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo Manuhutu, menambahkan bahwa keberlangsungan ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya terbatas pada peran aktor UMKM, namun membutuhkan peran dari seluruh pihak terkait.

Sebagai konsumen, cara paling mudah untuk mendukung UMKM nasional adalah dengan mulai membiasakan diri dalam membeli produk-produk lokal, ungkap Odo.

Kampanye #PernakPernikUnik Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia adalah upaya pemerintah untuk memfasilitasi UMKM nasional dalam menghadapi tantangan di masa pandemi melalui teknologi digital.

Selain mendorong penggunaan teknologi digital, pemerintah telah mengeluarkan bantuan modal kerja sebesar Rp 2,4 juta bagi para pelaku UMKM pada tanggal 24 Agustus 2020. Bantuan ini diberi nama Bantuan Presiden (BanPres) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM yang terdampak pandemi.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).