Menteri Pertanian Meninjau Penyiapan Lahan Food Estate di Kalimantan Tengah

(Beritadaerah – Kalimantan) Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja ke Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Sabtu (12/09), untuk meninjau progress penyiapan lahan food estate. Turut mendampingi menteri dalam kunjungan kerjanya yakni Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy. Food estate sendiri merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan.

Dalam penyiapan lahan untuk food estate, Mentan SYL memberikan arahan kepada jajaran dibawahnya untuk melakukan mekanisasi secara komprehensif untuk tanam perdana bersama Presiden Joko Widodo. Lahan yang dijadikan food estate di Pulang Pisau pada tahun 2020 adalah seluas 10.000 hektare.

“Pak Dirjen, tidak ada lahan yang diolah tanpa traktor, pakai traktor rawa, lakukan dengan mekanisasi, tentukan tempat yang bagus,” kata Mentan. yang dikutip laman Pertanian, Senin (14/9).

Di lokasi Food Estate tersebut, Mentan juga berharap dapat menunjukkan pengembangan seluruh komoditas pertanian dengan skala luas, yang merupakan upaya terobosan peningkatan produksi pangan dan stok cadangan pangan nasional, terutama mengantisipasi dampak pandemi COVID-19. Nantinya tidak hanya ditanam padi dan jagung, namun juga jeruk, kelapa, ternak itik, budidaya ikan dan lainnya dipersiapkan.

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy menjelaskan untuk mendukung percepatan olah lahan yang dilakukan bertahap, Ditjen PSP Kementan memberikan dukungan berupa bantuan alsintan traktor roda dua 200 unit, dan 150 unit traktor roda empat. Jumlah ini cukup untuk mengolah lahan seluas 1.000 ha yang akan ditanam perdana presiden. Selain itu konsep pengembangan Food Estate adalah melalui pendekatan hulu hingga hilir. Food Estate juga mengintegrasikan tanaman pangan, hortikultura, ternak dan perkebunan

Pengembangan Kawasan Food Estate Berbasis Korporasi Petani di Lahan Rawa Kalimantan Tengah, diupayakan melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan rawa melalui pengembangan sistem hulu sampai hilir lintas Kementerian dan Lembaga terkait. Untuk tahun 2020, kegiatan Food Estate difokuskan untuk pengembangan pada areal pertanian yang telah ada, yaitu seluas 30 ribu hektare di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.  Intensifikasi lahan pada lokasi Food Estate ini dilakukan dengan meningkatkan kemampuan lahan pertanian di lahan rawa melalui pemberian sarana produksi pertanian.

Bulan September ini, proses tanam akan difokuskan di Kabupaten Pulang Pisau dengan terget 1.921 hektare. Rinciannya, lahan seluas 501 ha akan digarap di Kecamatan Maliku, di Kecamatan Pandih Batu seluas 1.237 ha, Kahatyan Hilir (38 ha), dan Sebangau Kuala (145 ha). Pemerintah telah menyiapkan dua daerah yakni Provinsi Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara untuk menjadi Food Estate nasional.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).