Ikan Terbang Tuing-tuing, Ikan Asin Unggulan Majene (Foto: Bernadus/ Kontributor Beritadaerah)

Ikan Terbang Tuing-tuing, Ikan Asin Unggulan Majene

(Beritadaerah – Wisata Nusantara) Ada satu atraksi kecil menawan hati di atas permukaan air biru laut Majene, Sulawesi Barat. Apalagi kalau bukan kehadiran ikan terbang yang sering disebut ikan Tuing-tuing oleh masyarakat sekitar. Ikan terbang ini memiliki sayap dan benar benar benar bisa terbang. Biasanya kalau sedang kondisi terbang mereka sedang menyelamatkan diri dari buruan ikan tuna, ikan pesut atau ikan-ikan lainnya.

Proses penjemuran Ikan Terbang Tuing-tuing untuk menjadi ikan asin (Foto: Bernadus/ Kontributor Beritadaerah)

Ikan terbang memiliki nama latin Parexcoetus Brachypterus dan masuk dalam famili Exotidae. Memang mengesankan melihat atraksi ikan terbang. Ikan terbang ini menjadi salah satu unggulan komoditi ikan asin di kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki garis pantai sepanjang 125 KM, terletak di pesisir pantai Sulawesi Barat memanjang dari Selatan ke Utara.

Para nelayan di Majene biasanya menangkap ikan Tuing tuing dengan jala. Banyaknya hasil tangkapan dipengaruhi oleh cuaca seperti kerasnya angin dan derasnya arus laut. Pada bulan Juni hingga Oktober tidak terlalu deras. Para nelayan akan menangkap ikan terbang dengan jarak 20 mil dari pesisir pantai. Namun pada bulan November hingga Mei, derasnya arus laut membuat nelayan harus menangkap ikan terbang dengan jarak 50 mil dari pesisir pantai.

Ikan Tuing-tuing ini kemudian dibuat menjadi ikan asin dengan cara tradisional. Semua ikan hasil tangkapan dibersihkan, direndam dalam air garam, dijemur di atas susunan rak kayu dan diasapi. Setelah diasapi beberapa lama, ikan Tuing tuing akan berwarna kecoklatan, tandanya sudah matang dan aromanya semerbak mengundang rasa lapar semua orang. Pada saat disantap, kulit ikan yang keras menjadi mudah dibuka, daging ikan Tuing-tuing sudah pasti terasa sedap memanjakan indra perasa.

 

Simon Wagner/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Bernadus/ Kontributor Beritadaerah

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center