(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah membuat relaksasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), di mana satuan pendidikan diberi kewenangan mengalokasikan dana BOS untuk penyediaan pulsa kuota internet bagi guru dan siswa.

Setelah mendapat lampu hijau dari Komisi X DPR dan Kementerian Keuangan pada bulan Agustus lalu, akhirnya ada anggaran tambahan sebesar Rp7,2 triliun digunakan untuk subsidi kuota internet selama empat bulan, terhitung sejak September–Desember 2020. Selama waktu itu siswa akan mendapat kuota 35 gigabyte (GB)/bulan, guru akan mendapat 42 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 50GB/bulan. Kuota gratis dari Kemendikbud ini adalah untuk mendukung Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Sumber dana program tersebut berasal dari optimalisasi anggaran Kemendikbud serta dukungan anggaran Bagian Anggaran dan Bendahara Umum Negara (BA BUN) 2020. Untuk subsidi kuota guru akan dibiayai melalui realokasi anggaran Program Organisasi Penggerak yang diundur pelaksanaannya ke tahun 2021.

Untuk mendapatkan kuota internet gratis, sekolah harus mengisi data nomor telepon seluler siswa di aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud, itulah yang sudah mulai dilakukan oleh staf Tata Usaha dari salah satu sekolah di Jakarta Barat.

Aplikasi ini berfungsi untuk menjaring data pokok pendidikan (satuan pendidikan, peserta didik serta pendidik dan tenaga kependidikan) yang dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan pendidikan yaitu BOS, bansos, tunjangan, ujian nasional, dan lain-lain.

Berikut ini adalah tahapan bagi sekolah dalam mengisi aplikasi Dapodik:

– Ketika mencantumkan nomor telepon seluler (ponsel), kepala sekolah juga turut mencantumkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) peserta didik. Setelahnya, kepala sekolah pun harus mengisi akta pakta integritas.
– Kemudian, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud akan menyaring nomor-nomor tersebut sesuai dengan provider masing-masing untuk diisi paket kuota data. Bagi yang baru memiliki nomor ponsel juga tetap dapat didata oleh sekolah.
– Nomor baru juga boleh dimasukkan untuk diberi pulsa kuota. Bagi yang belum tercantum pada tahap pertama ini bisa punya peluang untuk masuk ke tahap berikutnya.

(Photo: Otto M/BD)

Salah satu sekolah di Jakarta Barat ini bekerjasama dengan salah satu provider dan sudah mendaftarkan nomor perdana melalui aplikasi Dapodik supaya siap digunakan oleh murid murid. Orangtua murid berterimakasih pada pemerintah untuk bantuan penyediaan pulsa kuota internet bagi siswa.

About The Author

Endah Caratri is a Senior Editor Vibiz Media Network, Partner of Management & Technology Services Vibiz Consulting.

Related Posts