Kalibiru di pulau Waigeo, Raja Ampat (Foto: Derly Mario Tangkelayuk/ Kontributor Beritadaerah)

Kali Biru di Waigeo, Potret Totalitas Keindahan Raja Ampat

(Beritadaerah – Wisata Nusantara) Pesona Raja Ampat yang sudah mendunia tak dapat dipungkiri lagi. Satu lokasi yang mungkin belum terlalu banyak dibicarakan adalah Kali Biru di daerah pedalaman di Pulau Waigeo, Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat.

Kali Biru merupakan salah satu destinasi wisata bagian dari keseluruhan keindahan kawasan wisata di Raja Ampat. Suasana-nya yang tenang ditemani kicauan burung, air yang jenih berwarna biru dan dikelilingi pepohonan yang rindang membuat para pengunjung yang datang dapat merasakan kesejukan tiada duanya. Pengunjung bisa menikmati semua keindahan alam sambil menyelam, berenang atau sekedar duduk merenung mengingat Sang Pencipta.

Perjalanan menuju Kalibiru ditempuh dengan mobil selama kurang lebih satu jam perjalanan dari Kota Waisai menuju ke desa Warsambin. Dari Wasambin kemudian Anda dapat menyewa kapal kecil untuk menyeberang ke Teluk Mayalibit. Tiba di Mayalibit dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar tiga puluh menit untuk bisa sampai ke lokasi Kalibiru ini.

Berenang atau sekedar merenung di keindahan Kalibiru di Waigeo, Raja Ampat, sangat menyenangkan. (Foto: Derly Mario Tangkelayuk/ , Kontributor Beritadaerah)

Untuk bisa berkunjung ke Kali Biru, pengunjung di kenakan biaya sewa kapal kecil sebesar Rp.500.000 (lima ratus ribu rupiah), jasa guide atau pemandu wisata sebesar Rp.100.000 (seratus ribu rupiah), dan tiket masuk sebesar Rp.50.000 (lima puluh ribu rupiah) per orang. Kapal yang digunakan adalah kapal kecil memuat 12-15 orang termasuk pemandu wisata.

Perahu yang akan menghantar Anda menuju Kalibiru (Foto: Derly Mario Tangkelayuk/ Kontributor Beritadaerah)

Berwisata ke Kalibiru adalah perjalanan wisata yang akan menjadi satu momen tak akan terlupakan. Terbayarlah semua upaya menuju lokasi dengan keindahan dan kesejukan alam dengan pesonanya yang sangat kuat, bahkan air sungainya pun kabarnya bisa langsung diminum.

 

Septa Tobing/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani
Source: Derly Mario Tangkelayuk/ Kontributor Beritadaerah

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center