Yuk Selalu Pakai Masker (Foto: Kemenko Bidang Perekonomian RI)

Disiplin Pakai Masker Untuk Pemulihan Ekonomi

(Beritadaerah – Kolom) Untuk pemulihan ekonomi nasional penting sekali penggunaan masker. Goldman Sachs, sebuah bank, menghitung bahwa bila sebuah populasi menunjukkan kenaikan 15 poin persentase dalam penggunaan masker, maka akan mengurangi pertambahan kasus Covid-19 sebesar satu poin persentase dan meniadakan lockdown yang bisa mengurangi hampir 5% dari PDB.

Terdapat 20 aktivitas atau kondisi yang perlu diwaspadai oleh masyarakat agar terhindar dari resiko penularan virus Corona. Aktivitas itu melibatkan banyak orang dan rentan mengakibatkan kerumunan diantaranya; berbagai macam kegiatan sosial di tengah masyarakat, tempat tinggal sementara seperti kos-kosan dan sarana transportasi umum, pasar, komunitas, olahraga, perkantoran, industri, tempat wisata, rumah ibadah, apartemen, fasilitas kesehatan, dan tempat hiburan.

Masyarakat diminta untuk menjaga diri untuk memperhatikan protokol kesehatan, diantaranya berusahalah mempersingkat waktu saat berkegiatan di luar rumah, selalu disiplin memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sayangnya suasana mulai terlihat sebagian masyarakat yang tak lagi memperhatikan protokol kesehatan. Melihat pemandangan yang kurang disiplin di lapangan Presiden Jokowi meluncurkan kampanye “Ayo pakai masker selama dua pekan.”

Memang begitu tabiat manusia sering lupa sehingga perlu kembali dan terus diingatkan. Padahal kita semua pasti sudah tahu pentingnya pakai masker. Presiden Joko Widodo sempat turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat. Kesempatan itu terjadi pada libur akhir pekan, Sabtu 15 Agustus 2020. Presiden Jokowi sebenarnya sedang berolahraga bersepeda di area Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya Bogor.

Selain presiden juga menggunakan masker, ada putra bungsunya Kaesang Pangarep dan sejumlah personel pasukan pengamanan presiden atau Paspampres Sekitar pukul 9.50 wib, di sepanjang jalan masyarakat yang sedang berolahraga tampak menyapa kepala negara. Seperti biasanya dengan penuh keakraban dan kehangatan Jokowi membalasnya. Dan bukan sekadar menyapa ia tampak berhenti beberapa kali untuk memberikan masukan kepada masyarakat.

Pagi-pagi presiden sudah berkampanye mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan dalam setiap aktivitas dan kegiatan warga masyarakat yang kebagian masker begitu senang berjumpa langsung dengan presiden. Juga senang mendapatkan cinderamata berupa masker yang pastinya sangat bermanfaat di tengah situasi pandemi.

Dalam pengarahan kepada Gubernur se Indonesia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa 1 September 2020, presiden juga mengingatkan pentingnya  himbauan kepada masyarakat.  Hal ini terus menerus disampaikan kepada masyarakat termasuk menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Menurut Jokowi penggunaan masker adalah kunci pengendalian Covid-19 sebelum ada vaksin.

Mengenai sanksi presiden sebelumnya sudah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit yang timbul. Di dalamnya juga diatur sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan. Presiden mendorong kepala daerah membagikan masker hingga ke tingkat Desa, rukun warga, dan rukun tetangga untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

 

 

About Fadjar Dewanto

Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.