(Beritadaerah – Industri Jasa) Kementerian perindustrian mencatat penjualan mobil listrik pada awal tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2019. Indonesia pun kini mulai dilirik menjadi pasar penjualan mobil listrik dari produsen otomotif dunia. Perkembangan industri otomotif di tanah air terus bergeliat di mana produsen otomotif berlomba-lomba menawarkan teknologi terkini, salah satunya mobil listrik.

Kementerian perindustrian mencatat penjualan mobil listrik pada awal tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2019 Padahal di sisi lain penjualan mobil konvensional mengalami tekanan akibat pandemi covid 19. Kementerian perindustrian mencatat sebanyak 600 unit mobil listrik terjual di Indonesia pada tahun 2019. Sampai tahun 2020 penjualan mobil listrik sudah mendekati capaian tahun 2019 tepatnya 554 unit kendaraan.

Melihat potensi pasar mobil listrik yang besar sejumlah produsen otomotif premium pun mulai merilis produknya di tanah air dan tidak tertinggal dengan para produsen mobil premium.

Nissan misalnya, menawarkan mobil listrik berteknologi IPA yang membuat konsumen tetap merasakan sensasi berkendara mobil listrik seperti akselerasi yang cepat dan halus tidak berisik, namun tanpa perlu melakukan isi ulang listrik. Presiden direktur Nissan Motor Indonesia menjelaskan sistem power dipilih dengan cermat untuk memenuhi kebutuhan berkendara mobil listrik di Indonesia.

Pemerintah juga telah menerbitkan Perpres Nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan permen ESDM nomor 13 tahun 2020 tentang penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai salah satu komitmen Pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi sebesar 29 persen pada 2030.