(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong para pelaku sektor perumahan (properti) untuk mendukung ekonomi nasional. Selain itu perluasan skema pembiayaan dan penyediaan perumahan diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan sektor properti yang memiliki efek berganda (multiplier effect) yang besar pada sektor lain. Demikian sambutan dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada acara Pameran Indonesia Property Virtual Expo (IPEX) 2020 di Gedung Menara BTN, Jakarta, Sabtu (22/8/2020).

Hadir pada acara tersebut,  Direktur Utama Bank Tabungan Negara Pahala Nugraha Mansury, Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko D. Heripoerwanto, Komisioner BP Tapera Adi Setianto, Direksi BTN, Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Christ Robert, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja, serta perwakilan pengembang dan asosiasi pengembang perumahan.

“Sektor properti dapat menjadi salah satu leading sector, karena memiliki multiplier effect yang besar dalam menggerakan lebih dari 140 industri ikutan, seperti material bahan bangunan, genteng, semen, paku, besi, kayu, dan lainnya, sehingga akan mempengaruhi produktivitas masyarakat kita,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang dikutip laman PU, Senin (24/8).

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga mengapresiasi penyelenggaraan Pameran Indonesia Property Virtual Expo oleh Bank Tabungan Negara yang dilaksanakan secara virtual untuk meminimalisir kerumunan dan tatap muka sebagai bentuk adaptasi di masa tatanan kenormalan baru. Kegiatan pameran ini sebagai bagian dari rangkaian Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus.

Sementara itu Direktur Utama Bank Tabungan Negara Pahala Nugraha Mansury mengatakan selama pelonggaran masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pandemi COVID-19 permintaan perumahan bersubsidi naik 70% dan non subsidi naik 30%.

Kementerian PUPR berharap penyelenggaraan pameran ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum kebangkitan industri properti bersama-sama. Selain itu juga mendorong para pelaku sektor perumahan (properti) untuk menjadi salah satu leading sector dalam menopang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts