(Beritadaerah – DIY) Anda tentunya pernah mendengar nama Kali Code, meskipun mungkin belum pernah berkunjung secara langsung ke tempat ini. Kali ini merupakan salah satu anak Sungai (kali) Boyong yang membelah kota Yogyakarta (DIY) menjadi dua. Kali Code bermata air di kaki Gunung Merapi. Sungai ini merupakan salah satu yang memiliki arti penting bagi penduduk sekitar. Aliran air dari mata airnya dimanfaatkan untuk pengairan persawahan di Sleman dan Bantul serta dipergunakan juga sebagai sumber air minum.

Suasana senja di Kali Code (Foto: Handoyo/ Kontributor Beritadaerah)

Pada awalnya, bantaran Kali Code merupakan tempat pemukiman kumuh yang hampir digusur dan sebagian kini sudah dijadikan taman hijau oleh pemerintah Yogyakarta.

Mungkin pembaca masih ingat, nama Kali Code memang tidak terlepas dari nama seorang tokoh bernama Romo Mangun atau nama lengkapnya Romo YB Mangunwijaya,  yang berkontribusi besar dalam mengubah wajah kumuh Kali Code menjadi pemukiman layak dan memiliki daya tarik tersendiri.

Suasana Kali Code di senja menjelang malam hari (Foto: Handoyo/ Kontributor Beritadaerah)

Berkunjung ke kota Yogyakarta terasa kurang lengkap jika tidak mampir ke area Kali Code. Dengan menyusuri kampung Gondolayu para wisatawan dapat menikmati keunikan kampung di bantaran Kali Code dari atas. Penduduk di daerah Kali Code banyak yang memanfaatkan kemampuan karya seninya untuk dijual pada para traveler yang berkunjung.

Pada malam hari, kampung ini juga memiliki keindahan tersendiri, terlihat begitu cantik dengan jembatan Gondolayu-nya.

 

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani