Tahun 2020, Kementerian PUPR Bangun 350 Unit Rusus Bagi Nelayan

(Beritadaerah – Nasional) Pada tahun 2020, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerjakan pembangunan infrastruktur yakni membangun rumah khusus (Rusus) bagi nelayan sebanyak 350 unit yang tersebar di 9 provinsi. Pembangunan ini sebagai upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup nelayan di Indonesia.

Pembangunan rusus telah dilakukan Kementerian PUPR sejak tahun 2015-2019, dalam kurun waktu tersebut telah dilaksanakan sebanyak 9.833 unit yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.

Rusus adalah program Kementerian PUPR yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi komunitas/kelompok masyarakat tertentu, seperti nelayan, pemukiman kembali korban bencana/pengungsi, guru, tenaga medis, TNI/Polri dan petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil.

“Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden Joko Widodo bahwa Pemerintah harus menjamin keberadaan empat sektor utama dalam masa Pandemi COVID 19 ini, yaitu pangan, kesehatan, logistik, dan pelayanan dasar. Di samping untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan terdampak bencana. Rusus merupakan salah satu jenis pelayanan dasar untuk mendukung upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan kondisi hunian yang layak,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang dikutip laman PU, Jumat (14/8).

Salah satu rusus nelayan yang dibangun oleh Kementerian PUPR berada di Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 30 unit dengan anggaran senilai Rp 3,6 miliar. Pembangunan rusus nelayan tersebut dibangun pada tahun 2019 lalu dengan tujuan agar para nelayan yang tinggal di kawasan pesisir tersebur dapat menempati hunian yang layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan perekonomiannya.

Rusus nelayan tersebut dibangun di atas lahan seluas satu hektar milik Pemerintah Desa Laimeo. Lokasi pembangunan Rusus iti berlokasi di Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 30 unit dengan tipe bangunan yakni tipe 28.Jarak antara lokasi rusus dengan kawasan pesisir pantai sehingga nelayan juga mudah untuk melaut. Waktu pembangunan rusus nelayan tersebut dibangun dalam jangka waktu sekitar enam bulan dan saat ini rusus tersebut telah dihuni.

Kementerian PUPR mengharapkan dengan dibangunnya rusus ini, para nelayan beserta keluarganya yang menempati hunian dapat merawat rumahnya dan memperhatikan kebersihan di kawasan sekitar agar tetap bersih dan sehat. Dengan begitu para nelayan bisa fokus untuk melaut karena keluarganya sudah menempati rusus yang layak huni.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).