Pasar Modal Indonesia Berusia 43 Tahun

(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Perayaan ulang tahun pasar modal Indonesia ke 43 tahun ini dirayakan dengan cara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena dalam kondisi pandemi Covid-19. “Memperkuat Stabilitas Pasar Modal Pada Era New Normal” menjadi tema yang diusung, dengan harapan pasar modal bisa konsisten jadi pilar perekonomian nasional. Hari ulang tahun atau peringatan 43 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia tahun ini dirayakan dengan digelar secara virtual acara seperti Capital Market Expo. Acara ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, namun tidak berarti menurunkan kualitas.

Bursa Efek Indonesia tetap menjaga pelayanan kepada seluruh stakeholders untuk menjaga dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh stakeholders pasar modal. Pasar Modal berkeyakinan penuh bahwa meskipun pandemi Covid-19 ini membawa banyak sekali pembatasan-pembatasan, namun yang namanya pasar modal itu harus tetap maju.

Hal-hal seperti inilah yang membuat peringatan 43 tahun diaktifkan kembali. Pasar modal menjunjung tinggi semangat untuk terus memperkuat stabilitas dalam hal menjaga kredibilitas dan integritas makin bertambah. Salah satunya adalah bagaimana meningkatkan jumlah investor pasar modal. Saat ini jumlah investor pasar modal Indonesia yang tercatat di kustodian Sentral Efek Indonesia adalah 3,02 juta investor naik 17,8% dibanding tahun 2019. Jumlah ini artinya kurang dari 1% warga yang tercatat berinvestasi di pasar modal. Padahal di negara lain akan bisa mencapai 20% investor dari total populasi. Infrastruktur dan perlindungan investor juga harus digenjot oleh Pasar Modal Indonesia.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Fadjar Dewanto

Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.