PLN Resmikan Pengoperasian Listrik 24 Jam di Pulau Rinca dan Komodo

(Beritadaerah – NTT) Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah berhasil meningkatkan waktu nyala listrik dari 12 jam menjadi 24 jam bagi warga Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca dan Desa Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peresmian pengoperasian listrik 24 jam dilakukan setelah sebelumnya PLN berhasil menambah 1 mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berkapasitas 100 kiloWatt (kW). Dengan penambahan mesin pembangkit ini, Desa Pasir Panjang memiliki daya mampu sebesar 160 kW dengan beban puncak sebesar 55 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 105 kW.

Sedangkan untuk meningkatkan pasokan listrik di Desa Komodo, PLN menambah 2 mesin pembangkit berkapasitas 100 kW. Dengan penambahan mesin ini, Desa Komodo memiliki daya mampu sebesar 300 kW dan beban puncak mencapai 115 kW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 185 kW.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Desa Rinca Muchtar mengaku sangat bersyukur dan gembira atas beroperasinya listrik 24 jam di desanya. Warga sangat menikmati dan bisa menggunakan listrik secara maksimal.

“Tentu kami sebagai masyarakat sangat bersyukur, dimana dulu listrik hanya 12 jam dan sekarang sudah 24 jam, sekarang sudah bisa melakukan aktivitas di siang hari seperti adanya alat skap kayu listrik, cuci baju pakai mesin, tempat pendingin untuk simpan ikan sangat bermanfaat bagi kami dan ini menunjang perekonomian masyarakat, sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk PLN, masyarakat gembira dengan adanya pengoperasian listrik 24 jam ini,” ucap Muchtar yang dikutip laman BUMN, Selasa (28/7).

Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula memberikan apresiasi kepada PLN atas peningkatan layanan kelistrikan di Desa Rinca dan Komodo yang kini beroperasi selama 24 jam. Peningkatan jam operasional ini tentu akan mendongkrak geliat peariwisata di pulau tersebut.

Sebanyak 943 penduduk yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan di kedua desa tersebut, kini bisa menggunakan listrik secara 24 jam untuk memberikan nilai tambah dalam kegiatan ekonomi dan pariwisata disana.

Sedangkan General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko menyampaikan dengan beroperasinya listrik 24 jam, hati masyarakat sekarang bahagia dan yang selama ini merindukan listrik 24 jam menyala sudah tersedia di kedua desa ini. Sekarang warga bisa membeli pendingin untuk hasil penangkapan ikan. Hasil ikan bisa diolah, karena di Labuan Bajo akan dibangun industri-industri ikan,  intinya listrik ada, berarti akan ada perubahan. Apalagi sekarang ada promo tambah daya PLN.

Ditambahkan oleh Agustinus bahwa ini menjadi wujud komitmen PLN untuk terus meningkatkan layanan listrik bagi masyarakat dan mendukung tumbuhnya pariwisata. Harapannya listrik 24 jam ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di Desa Rinca dan Komodo.

Selain mengoperasikan listrik 24 jam, melalui program CSR PLN juga memberikan bantuan mesin pendingin (freezer) untuk Desa Pasir Panjang Pulau Rinca dan Desa Komodo. Selain itu dilakukan juga penandatangan nota kesepahaman pelatihan pembelajaran listrik dengan SMKN 2 Komodo.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).