Ilustrasi: Perkebunan Kelapa Sawit di Tamiang Layang, Kalimantan Tengah (Foto: Beritadaerah)

Agribisnis Menjadi Sektor Andalan Ditengah Pandemi Covid-19

(Beritadaerah – Komoditi) Indonesia adalah negara agraris di mana mayoritas penduduknya adalah kaum tani. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2017, penduduk Indonesia paling banyak bekerja di sektor pertanian. Di sektor pertanian ini sedikitnya ada 39,68 juta orang yang bekerja sebagai petani, atau 31,86% dari total penduduk Indonesia yang bekerja.

Kita patut bersyukur sebab negara kita dikarunia Tuhan kondisi alam yang baik, hamparan ladang yang luas, berbagai keragamanan hayati yang berlimpah-limpah, iklim tropis dan sinar matahari yang bersinar sepanjang tahun, sehingga kita bisa menanam berbagai tanaman sepanjang tahun.

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat wabah pandemi virus corona, kinerja sektor pertanian justru terlihat cemerlang sehingga menjadi satu-satunya sektor yang menyelamatkan ekonomi nasional.

Sektor pertanian memiliki peran yang cukup besar terhadap kinerja ekspor nasional. Hal ini berdasarkan data BPS, bahwa ekspor pertanian tetap memperlihatkan kinerja yang baik yakni ekspor pertanian April 2020 sebesar US$ 0,28 miliar atau tumbuh 12,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 (YoY). Berdasarkan sektornya, hanya sektor pertanian saja yang mengalami kenaikan ekspor secara Year of Year (YoY).

Pertanian di Indonesia merupakan salah satu sektor kunci perekonomian Indonesia. Saat ini sekitar 30 persen lahan Indonesia digunakan untuk pertanian. Sektor pertanian Indonesia ditinjau dan diatur oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Umumnya, sektor pertanian di Indonesia terdiri dari dua jenis berdasarkan skala per 1 meter. Perkebunan besar baik milik negara maupun perusahaan swasta. Produksi petani kecil, kebanyakan rumah tangga yang melakukan pertanian tradisional. Perkebunan besar cenderung fokus pada komoditas ekspor; seperti minyak sawit dan karet, sementara petani skala kecil fokus pada komoditas hortikultura untuk memasok konsumsi makanan masyarakat lokal dan regional, seperti beras, kedelai, jagung, buah-buahan dan sayuran.

Beruntung Negara Indonesia terletak di daerah tropis sehingga mengalami hujan lebat dan sinar matahari hampir sepanjang waktu, yang merupakan elemen penting untuk pertanian. Sebagian besar komoditas pertanian global dapat hidup di Indonesia. Negara ini memiliki tanah subur yang melimpah.

Indonesia adalah penghasil utama dari berbagai produk pertanian tropis. Komoditas pertanian penting di Indonesia meliputi minyak sawit, karet alam, kakao, kopi, teh, singkong, beras dan rempah-rempah tropis.

Perkebunan kelapa sawit yang luas di Indonesia. Saat ini Indonesia adalah penghasil minyak sawit terbesar di dunia. Saat ini Indonesia adalah penghasil terbesar di dunia dari minyak sawit, cengkeh, dan kayu manis, penghasil terbesar kedua dari pala, karet alam, singkong, vanili, dan minyak kelapa, penghasil terbesar ketiga dari beras dan kakao, penghasil kopi keempat terbesar, produsen tembakau terbesar kelima, dan produsen teh terbesar keenam.

Walaupun saat ini pandemi Covid-19 telah melumpuhkan berbagai sektor, tetapi sektor pertanian Indonesia tetap maju dan menjadi salah satu sektor andalan.

 

Debbie Kusuma /Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Debbie Kusuma