(Beritadaerah – Industri Jasa) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menanggapi permintaan yang tinggi untuk sepeda lokal, mengimbau masyarakat Indonesia untuk mendukung produk-produk buatan dalam negeri. Apalagi kualitas produk-produk lokal setara dengan produk impor.

Saat ini produksi sepeda lokal sudah banyak dibuat di Indonesia, dan banyak dilirik karena kualitasnya setara dengan sepeda impor. Bahkan terjadi pembeli sepeda lokal perlu inden berbulan-bulan lamanya.

“Meningkatnya minat pada sepeda lokal ini tentunya berdampak positif bagi perekonomian Indonesia. Kita sebagai konsumen harus turut membantu keberlangsungan industri dalam negeri,” ujar Kemendag dalam akun instagram @kemendag dikutip Minggu, (19/7/2020).

Terdapat tiga merek sepeda lokal yang sudah mendunia, yaitu adalah Polygon, United, dan Wimcycle. Keberadaannya yang sudah puluhan tahun di industri sepeda membuat ketiganya diburu pecinta sepeda baik dalam maupun luar negeri.

Soal pengembangan industri sepeda lokal yang diharapkan punya daya saing, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memantau dan mendukung. Hal ini demi memanfaatkan momentum tren hidup sehat dengan bersepeda gowes di tengah pandemi Covid-19, yang memang turut mendongkrak kebutuhan pasar domestik.

Adapun kebutuhan sepeda di dalam negeri masih mencapai lebih dari 8 juta-9 juta unit, baik untuk sepeda dewasa maupun anak-anak. Kondisi ini yang ingin direbut Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menurut dia, tingginya permintaan pasar menjadi peluang yang baik bagi industri sepeda nasional untuk lebih memacu kapasitas produksinya.

“Kita melihat tren pembelian sepeda oleh masyarakat semakin besar, ini menjadi momentum yang sangat tepat untuk meraih pasar tersebut dengan menambah produksi,” ungkap Menperin.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani