(Beritadaerah – Nasional) Dalam kondisi pandemi COVID-19, pemasaran produk secara online melalui platform e-commerce merupakan strategi yang tepat. Untuk itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pelaku UMKM di tanah air memanfaatkan platform tersebut.

Dalam acara dialog “Indonesia Bicara” di Studio IV TVRI, Jakarta Pusat, Kamis (16/7), Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengatakan digitalisasi UMKM ini dilakukan melalui program #BeliKReatifLokal yang telah diluncurkan sejak Juni 2020.

“Telah terkurasi 500 pelaku ekonomi kreatif untuk kami fasilitasi (pendaftaran) HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), kami fasilitasi untuk masuk ke online, dan kami juga memberikan pendampingan-pendampingan promosi,” kata Angela dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Jumat (17/7).

Angela menjelaskan, program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 untuk memasarkan produknya di platform digital. Mengingat terbatasnya interaksi jual beli secara fisik di tengah pandemi, dan UMKM dapat beradaptasi dengan teknologi serta melakukan inovasi.

Ditambahkan oleh Angela, bahwa program ini menyasar tiga subsektor UMKM, yaitu kriya, fashion, dan kuliner, terutama yang berada di Jabodetabek.

Hal senada juga disampaikan oleh Staf Khusus Bidang Kebijakan Digital dan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, yang mengatakan, pemasaran produk UMKM lewat platform digital memungkinkan pengusaha dapat memperluas distribusi produknya tanpa harus melakukan kontak fisik.

Sementara itu CEO Blibli.com, Kusumo Martanto, menyatakan komitmennya untuk membantu memasarkan dan mempromosikan produk UMKM melalui beberapa hal.

Sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memberikan apresiasi terhadap partisipasi aktif para pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam gerakan #BanggaBuatanIndonesia. Menparekraf mendorong lebih banyak lagi pelaku UMKM untuk ikut bergabung.

UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, terutama di masa pandemi. Pemerintah memberikan perhatian seperti pendampingan dan fasilitasi bagi UMKM. Termasuk mempermudah UMKM untuk mendapatkan perizinan usaha maupun sertifikasi produk melalui BPOM.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts