(Beritadaerah – Industri Jasa) Menteri Koperasi UKM Teten Masduki, mengatakan, banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sudah terhubung dengan marketplace online saat pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) ini.

“Marketplace online juga ikut membantu mereka bahkan, seperti makanan yang dijual di online seperti teman-teman di Gofood misalnya itu sudah ada dapur bersama,” kata Menteri Teten di Jakarta hari Rabu (15/7) lalu. “Dari proses produksinya sudah higienis sehingga produk yang disajikan juga dikemas dengan baik untuk menghindari tercemar virus juga relatif kecil karena sudah di dapur yang modern”, lanjut Menteri Teten.

Sebagaimana sektor-sektor lainnya, Menteri Teten mengatakan UMKM memang pasti terdampak pandemi Covid-19 ini, tetapi tetap juga diharapkan sebagai bumper ekonomi. Karena kalau di putus hubungan kerja (PHK) dari industri di sektor formal, pasti bagaimanapun juga akan memulai usaha.

Saat ini memulai usaha tidak hanya buka warung di offline namun jumlah account yang mulai berjualan di marketplace online sudah makin meningkat. Menteri Teten mencontohkan seorang dokter gigi yang tidak bisa membuka praktek lagi, saat ini membantu istrinya berjualan donat secara online dan berkembang.

Menteri Teten mengatakan survey yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bulan Juni 2020, menunjukkan volume transaksi penjualan online naik 19 persen. Saat ini masyarakat juga beralih berbelanja secara online atau diantar, hal ini relatif lebih aman di saat pandemi karena menghindari kerumunan.

Ia juga mengingatkan mulai membuat pelatihan-pelatihan dan edukasi terhadap UMKM terutama di sektor kuliner. Karena pasca pandemi Covid-19 ini justru kultur barunya itu masyarakat akan lebih senang berbelanja di online.

“Terus kedua, aspek kesahatan kan akan jadi pertimbangan terutama konsumen. Jadi bagaimana produk makanan minum diproses secara higenis dan terakhir terbebas dari virus,” pungkas Menteri Teten.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About The Author

Related Posts