(Beritadaerah – Nasional) PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB), salah satu startup binaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), alumni program Startup 4 Industry, terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

“Kami sangat bangga terhadap prestasi yang diraih MSMB. Apalagi ini diperoleh di ajang Hannover Messe, Jerman yang merupakan tempat lahirnya industri 4.0,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Hermes Startup Award 2020 adalah penghargaan internasional untuk bidang inovasi teknologi yang memberikan manfaat kepada industri, lingkungan, dan masyarakat. Hannover Messe sendiri merupakan acara pameran tahunan teknologi terbesar dunia yang digelar di Jerman.

Seremonial penghargaan dilaksanakan pada 14 Juli 2020 secara daring pada acara bertajuk Hannover Messe Digital Days. “Kami meyakini lewat inovasi para startup seperti MSMB, target dari aspirasi besar peta jalan Making Indonesia 4.0 dapat terwujud, yakni menjadikan Indonesia sebagai bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030,” papar Gati.

Kompetisi Startup 4 Industry yang digelar Kemenperin sebelumnya, dilakukan untuk memacu ekosistem inovasi agar semakin banyak penyedia teknologi industri 4.0 dari karya anak bangsa.

Menurut Gati, teknologi modern akan membantu sektor industri mengembangkan model bisnisnya dengan menciptakan value offer dan value capture yang baru, termasuk bagi pelaku industri kecil menengah (IKM).

Co-founder sekaligus Presiden Direktur MSMB, Bayu Dwi Apri Nugroho menjelaskan, solusi inovasi MSMB adalah teknologi Smart Farming 4.0 yang digadang MSMB melalui RiTx, di antaranya Agri Drone Sprayer (drone penyemprot pestisida dan pupuk cair), Drone Surveillance (drone untuk pemetaan lahan), Soil and Weather Sensor (sensor tanah dan cuaca), hingga Water Debit Sensor (sensor debit air).

Adanya beragam inovasi tersebut, membuat industri alat mesin pertanian akan mulai bertransformasi ke teknologi industri 4.0 dengan hadirnya solusi dari MSMB. Apalagi, permasalahan yang dihadapi di pertanian saat ini adalah ketidakpastian cuaca, hingga penggunaan pupuk berlebihan.

“Menggunakan aplikasi RiTx, kita bisa mendapatkan informasi cuaca dan rekomendasi pemupukan dari data sensor tanah dan cuaca yang sudah dipasang di lahan. Informasi ini akan membantu agar dapat bertani dengan lebih presisi,” jelas Bayu.

Beberapa fitur lain dalam RiTx, yakni identifikasi hama, informasi harga pangan, hingga fitur forum yang bisa dimanfaatkan dalam mendukung aktivitas pertanian. Menurut Bayu, dengan menggunakan aplikasi RiTx, petani bisa melakukan pencatatan kegiatan selama proses budidaya sehingga aktivitas kegiatannya dapat tercatat dengan baik dalam bentuk Good Agricultural Practices (GAP). “GAP ini nantinya menjadi basis dalam fitur traceability yang sedang dikembangkan MSMB,” ujarnya.

About The Author

Related Posts