Jaringan Gas (Foto: Kementerian ESDM)

Kementerian ESDM Tandatangani 10 Paket Proyek Jaringan Gas

(Beritadaerah – Infrastruktur) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, sejumlah 10 paket pembangunan jaringan gas (jargas) kota telah ditandatangani pada tahun ini.

Menurut Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Alimuddin Baso, bahwa pada tahun 2020 ini pihaknya hanya akan melelang 10 paket jargas dari rencana sebelumnya 21 paket. 10 paket tersebut untuk pembangunan di 23 Kabupaten dan Kota dengan jumlah 127.864 sambungan rumah (SR) untuk pembangunan dari APBN 2020.

“Sudah selesai lelang dan sudah konstruksi di lapangan. Rata-rata realisasi fisik untuk 10 Paket tersebut per 9 Juli 2020 sebesar 39,13 persen,” kata Alimuddin melalui keterangan tertulisnya, Senin (13/7/2020).

Menteri ESDM Arifin Tasrif sebelumnya menyatakan terdapat beberapa program yang terdampak dan harus dilanjutkan pada tahun depan seperti proyek jaringan gas rumah tangga yang sebelumnya ditargetkan 266.070 SR dipangkas 127.864 SR dengan anggaran APBN Rp1,47 triliun, dan 138.206 SR pada 2021 dengan anggaran APBN Rp1,44 triliun.

“Pada pagu indikatif 2021, belanja barang sebesar Rp4,06 triliun atau 59,4 persen dari total Rp6,82 triliun, di mana sebagian besar atau 41,6 persen digunakan untuk belanja publik fisik,” jelasnya.

“Dengan situasi ini, tentu perlu dilakukan perubahan-perubahan untuk mencapai target 4 juta SR tahun 2024. Antara lain melalui skema KPBU,” ujarnya.

Dia menambahkan, persiapan pelaksanaan skema KPBU telah dilakukan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi menggandeng Lemigas Kementerian ESDM untuk melakukan studi pendahuluan.

Skema KPBU itu menyasar daerah-daerah yang cukup ekonomis untuk dibangun jargas oleh badan usaha. “Pemerintah akan mengurangi perannya dan mendorong badan usaha membangun jargas. Alokasi gas akan disiapkan oleh Pemerintah,” ungkapnya.

Direktur Utama PGN Suko Hartono menambahkan, bahwa pada tahun ini pihaknya menargetkan membangun infrastruktur jargas sebanyak 316.000 SR dengan target investasi sebesar Rp3,5 triliun. Adapun, realisasi pembangunan jargas dengan anggaran APBN pada tahun ini mencapai 127.864 SR. Sementara itu, pembangunan jargas dengan anggaran perseroan ditargetkan membangun 50.000 SR.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center