Cold Storage Portable Menjadi Solusi Bagi Nelayan dan Pembudidaya Ikan

(Beritadaerah – Nasional) Nelayan tangkap di wilayah Indonesia Timur sangat membutuhkan cold storage atau gudang pendingin, faktor yang menghambat dari pengadaan alat ini adalah investasi yang mahal dan juga ketersedian listrik yang kurang memadai. Banyak hasil tangkapan ikan nelayan tidak dapat bertahan lama karena tidak ada cold storage, kondisi ini mengakibatkan kualitas ikan tidak baik dan harga jual menjadi turun.

Permasalahan ini menjadi perhatian serius dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) khususnya di masa pandemi COVID-19, dimana daya beli masyarakat menjadi turun. Sehingga hasil tangkapan nelayan tidak dapat terserap dengan baik.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo didampingi Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Nilanto Perbowo dan Dirjen Perikanan Tangkap (DJPT) Zulficar Mochtar, mengunjungi PT Bhanda Graha Reksa (Persero) sebagai perusahaan pembuat cold storage portable di wilayah Kepala Gading, Jakarta Utara, Kamis (25/6).

Kedatangan Menteri Edhy ingin melihat langsung cold storage yang digunakan oleh perusahaan pelat merah tersebut. Cold storage yang digunakan PT BGR lebih hemat listrik dan portable atau dapat dipindah-pindah.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu terobosan, jalan keluar bagi ikan-ikan yang selama ini ditangkap tapi nggak bisa masuk cold storage. Dan ini nggak membutuhkan konstruksi yang luar biasa mahal,” terang Menteri Edhy yang dikutip laman KKP, Kamis (25/6).

Pengadaan cold storage portable diupayakan berjalan tahun ini sehingga ikan-ikan yang diproduksi nelayan dan pembudidaya di masa pandemi COVID-19 bisa langsung disimpan. Mengenai pembiayaannya terdapat dua skema, melalui APBN atau dana pinjaman dari Badan Layanan Umum (BLU)/KUR.

Menteri Edy menegaskan bahwa intinya ini hal bagus yang bisa segera kita sampaikan ke masyarakat untuk menampung ikan-ikan kita. Mudah-mudahan ini bisa kita tindaklanjuti segera di 2020 ini.

Sekilas informasi mengenai perusahaan logistik PT Bhanda Graha Reksa (Persero) yang merupakan badan usaha milik negara (BUMN). Saat ini perusahaan telah mentransformasikan bisnisnya tidak hanya jasa logistik atau kargo aneka jenis barang dan manajemen pergudangan, tapi juga ke bisnis manajemen limbah, cold storage portable dan sebagainya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).