(Beritadaerah – Ekonomi Bisnis) Setelah Restrukturisasi Kredit, Pemerintah kembali memberikan dukungan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam bentuk subsidi bunga/margin untuk kredit atau pembiayaan milik UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Pemberian subsidi bunga/margin tersebut merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sudah dapat dirasakan manfaatnya per 1 Mei 2020 dan berlaku selama enam bulan.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rahayu Puspasari dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (24/6/2020) menyebutkan bahwa ada kriteria UMKM yang dapat memperoleh subsidi bunga/margin dari pemerintah, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga/Subsidi Margin untuk Kredit/Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam rangka Mendukung Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kriteria tersebut antara lain:

  • Memiliki plafon kredit/pembiayaan paling tinggi Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah);
  • UMKM yang memiliki sisa pokok (Baki Debet) kredit/pembiayaan sebelum masa pandemi Covid-19 (terdapat baki debet sampai dengan 29 Februari 2020);
  • Tidak termasuk dalam Daftar Hitam Nasional;
  • Memiliki kategori performing loan lancar (kolektibilitas 1 atau 2) dihitung per 29 Februari 2020; dan
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau mendaftar untuk mendapatkan NPWP.

Sedangkan besaran subsidi bunga/margin terbagi atas dua, yakni:

  1. Kredit/Pembiayaan dari Lembaga Penyalur Program Kredit Pemerintah, dimana:

    UMKM yang memiliki kredit/pembiayaan sampai dengan Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) diberikan subsidi sebesar bunga/margin yang dibebankan, paling tinggi 25 persen atau disesuaikan dengan suku bunga/margin flat/anuitas yang setara untuk jangka waktu 6 (enam) bulan;

    UMKM yang memiliki kredit/pembiayaan di atas Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) sampai dengan Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) diberikan subsidi bunga/margin sebesar 6 (enam) persen selama 3 (tiga) bulan pertama dan 3 (tiga) persen selama 3 (tiga) bulan kedua atau disesuaikan dengan suku bunga/margin flat/anuitas yang setara;

    UMKM yang memiliki kredit/pembiayaan lebih dari Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan Rp10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah) diberikan subsidi bunga/margin sebesar 3 (tiga) persen selama 3 (tiga) bulan pertama dan 2 (dua) persen selama 3 (tiga) bulan kedua atau disesuaikan dengan suku bunga/margin flat/anuitas yang setara;

  1. Kredit/Pembiayaan dari perbankan atau perusahaan pembiayaan, dimana:

    UMKM yang memiliki kredit/pembiayaan kurang dari atau sama dengan Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) diberikan subsidi bunga/margin sebesar 6 (enam) persen selama 3 (tiga) bulan pertama dan 3 (tiga) persen selama 3 (tiga) bulan berikutnya atau disesuaikan dengan suku bunga/margin flat/anuitas yang setara;

    UMKM yang memiliki kredit/pembiayaan lebih dari Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai dengan Rp10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah) diberikan subsidi bunga/margin sebesar 3 (tiga) persen selama 3 (tiga) bulan pertama dan 2 (dua) persen selama 3 (tiga) bulan berikutnya atau disesuaikan dengan suku bunga/margin flat/anuitas yang setara.

 

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About The Author

Related Posts