(Beritadaerah – Kepri) Kebutuhan Kapal Motor Penumpang (KMP) bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) sangat penting bagi mobilitas dan akses lintas daerah/provinsi. Pemerintah telah menyiapkan KMP baru untuk memenuhi kebutuhan angkutan masyarakat di provinsi tersebut.

Dalam rapat koordinasi persiapan operasional KMP Bahtera Nusantara 01 di Kepulauan Riau dan sekitarnya yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) pada Rabu (17/6), disampaikan berita gembira bagi masyarakat Kepulauan Riau dan sekitarnya bahwa PT. ASDP (Persero) siap mengoperasikan KMP Bahtera Nusantara 01 pada tanggal 15 Juli 2020 mendatang.

Asisten Deputi Infrastruktur Konektivitas, Kemenko Marves Rusli Rahim membuka rapat dengan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan telah menyelesaikan pembangunan KMP Bahtera Nusantara 01. PT. ASDP (Persero) siap mengoperasikan KMP Bahtera Nusantara 01 dalam waktu dekat. Kapal ini akan melayani rute pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Riau mulai dari Tanjung Uban (Batam), Matak (Kab.Anambas), Penagi (Natuna), hingga Sintete di Kalimantan Barat.

“Insya Allah tanggal 15 Juli 2020 akan dioperasikan. Saat ini tinggal menunggu izin lintas antar provinsi. Izin ini akan rilis setelah pemeriksaan Standar Pelayanan Minimal,” kata Asdep Rusli yang dikutip laman Maritim, Kamis (18/6).

Asdep Rusli memberikan catatan bahwa masih terdapat beberapa permasalahan yang harus diselesaikan oleh pihak-pihak terkait sebelum KMP Bahtera Nusantara 01 dioperasikan. Di antaranya melakukan survei alur beserta kelengkapan sarana bantu navigasi di Pelabuhan Penagi Kabupaten Natuna, selanjutnya memastikan keberlangsungan fungsi dari rambu-rambu yang ada di pelabuhan tersebut yang sebelumnya rusak, serta antisipasi terhadap sempitnya alur masuk di Pelabuhan Penagi.

Pekerjaan lainnya, lanjut Asdep Rusli, yakni memastikan mekanisme pengelolaan pelabuhan, sumber daya manusia, ketersediaan listrik, serta air bersih untuk operasional pelabuhan dan kapal pada masing-masing pelabuhan. Hal itu perlu dipastikan sebagai bentuk pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya Asdep Rusli menegaskan perlu ada sinergisitas antara operator dan pengelola pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat pengguna jasa. Sehingga ke depan pemerintah daerah memiliki kesiapan dalam pengelolaan pelabuhan setelah serah terima pelabuhan dilakukan.

Dengan dioperasikan KMP Bahtera Nusantara 01 maka armada transportasi laut di Provinsi Kepri menjadi bertambah. KMP ini memiliki spesifikasi panjang 71,92 meter, lebar 14,00 meter dan draf 3,10 meter serta dengan kecepatan 15 knot. KMP Bahtera Nusantara 01 dapat menampung 378 orang penumpang dengan 24 awak kapal, sedangkan untuk kendaraan sebanyak 36 unit dengan ukuran besar dan kecil.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts