(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Tim Panel Independen telah mengumumkan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dan 15 Finalis Kelompok Khusus pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020. Seluruh inovasi terpilih tersebut dihasilkan melalui penilaian proposal oleh Tim Evaluasi yang selanjutnya dilakukan FGD Penentuan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dan 15 Finalis Kelompok Khusus oleh Tim Panel Independen KIPP 2020.

Dua inovasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yakni ‘Simon Bageol’ (Sistem Monitoring dan Peringatan Dini Bahaya Kegeologian dan Lingkungan) dan Aplikasi PEDULI (Pengaduan Kepesertaan Subsidi Listrik) masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020.

Kepala Badan Litbang ESDM Dadan Kusdiana menyampaikan hal ini usai menerima Pengumuman Nomor: N/153/PP.00.05/2020 tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 15 Finaslis Kelompok Khusus Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN Dan BUMD Tahun 2020 di Jakarta (19/6).

Seperti dikutip laman ESDM, Jumat (19/6), Dadan menjelaskan Simon Bageol adalah sistem peringatan dini yang bekerja cepat, akurat dan aktual terhadap bahaya lingkungan dan geologi di sekitar wilayah pertambangan, baik bahaya limbah cair, air asam tambang, banjir, pergerakan batuan dan longsor di sekitar wilayah pertambangan dan penduduk. Teknologi ini dapat melakukan pengukuran jarak jauh dan melaporkan hasil informasinya secara seketika (real time) kepada operator, sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan dan tindakan secara cepat dan akurat.

Pengoperasiannya dapat dilengkapi sistem tenaga surya untuk daerah yang belum terjangkau aliran listrik. Daerah terpencil yang sulit mendapat sinyal jaringan telepon dapat menggunakan alat ini karena media transmisi tidak hanya dari sinyal 3G/4G, tetapi dapat melalui kabel, radio, SMS (short messaging services), GPRS dan satelit.

Dari segi sosial dan ekonomi, perusahaan tambang membantu masyarakat sekitar dalam hal mitigasi bencana. tanah longsor, banjir, pergerakan tanah, ataupun pencemaran air tanah mudah terdeteksi, sehingga lingkungan terjaga dan masyarakat aman. Dari segi lingkungan, sistem monitoring air asam tambang atau sistem pemantauan limbah cair terus menerus dalam jaringan (sparing) pada teknologi Simon Bageol menjaga dan memastikan air tanah di sekitar tambang tidak tercemar.

Sementara itu untuk aplikasi PEDULI telah dirintis sejak tahun 2017 untuk memastikan subsidi listrik rumah tangga tepat sasaran dan memudahkan masyarakat tidak mampu menerima subsidi listrik sesuai haknya. Prosedurnya, masyarakat mengisi Formulir Pengaduan Kepesertaan Subsidi Listrik untuk Rumah Tangga yang tersedia di desa/kelurahan setempat. Selanjutnya, pengaduan ini diteruskan petugas melalui kecamatan setempat ke Tim Posko Penanganan Pengaduan Pusat lewat web subsidi.djk.esdm.go.id.

Penyampaian pengaduan subsidi listrik kini juga lebih mudah dengan aplikasi mobile PEDULI. Aplikasi ini dapat diakses melalui telepon genggam berbasis Android dan sudah dapat diunduh melalui Playstore sejak Januari 2020.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

 

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts