(Beritadaerah – Bali) Dalam kunjungan kerjanya ke Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, Bali pada hari Selasa (16/6), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan kesiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali dalam mengimplementasi protokol kesehatan kenormalan baru yang fokus pada aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan.

Menparekraf Wishnutama menjelaskan, ada beberapa poin penting saat implementasi protokol kesehatan yang harus diawasi ketat oleh seluruh stakeholder pariwisata, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Semua tetap harus memperhatikan betul kondisi reproduction number (Ro) dan effective reproduction number (Re/Rt), atau laju penyebaran COVID-19 di daerah, kesiapan daerah, dan kedisiplinan dalam pelaksanaan termasuk di Bali nantinya sangat menentukan kapan sektor pariwisata ini dapat menyambut wisatawan kembali,” kata Menparekraf Wishnutama dalam siaran pers yang diterima Beritadaerah.co.id, Rabu (17/6).

Wishnutama juga mengatakan, hal tersebut menjadi sangat penting. Lantaran ia tidak ingin, bila tergesa-gesa justru akan memicu terjadinya peningkatan jumlah pasien COVID-19. Pemerintah sangat memperhatikan dengan serius, karena bila terburu-buru nanti menjadi penyebab peningkatan COVID-19, yang memicu gelombang kedua.

Selain mengujungi kawasan ITDC Nusa Dua, Menparekraf melakukan kunjungan ke Bali Art Collection sebagai kawasan ekonomi kreatif, hingga melihat kesiapan penanganan wisatawan di RS BIMC.

Menparekraf Wishnutama mengatakan, pedoman protokol kesehatan harus dipatuhi dengan ketat agar masa normal baru ini membawa kebaikan bagi semua. Untuk itu, Ia juga menekankan agar pemerintah daerah yang ingin membuka aktivitas sektor parekraf harus mempersiapkan secara detail, tidak terburu-buru, serta memastikan protokol kesehatan sudah siap diimplementasikan.

Menparekraf juga optimistis bahwa keunikan destinasi di Bali masih menjadi daya tarik utama pariwisata tanah air. Selain itu Menparekraf ingin betul-betul sektor pariwisata bangkit kembali produktif dan aman dari COVID-19.

Dalam kunjungan ini Menparekraf juga didampingi oleh Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdullah M. Mansoer dan Managing Director of The Nusa Dua I Guti Ngurah Ardita.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts