(Berita Daerah – Ekonomi Bisnis) Pasar Pademangan Barat Jakarta Utara dipantau sudah mulai tertib mengikuti aturan ganjil genap, setelah beberapa hari sebelumnya mereka mengeluhkan aturan ini. Hal ini terjadi setelah pihak pengelola pasar melakukan sosialisasi pentingnya protokol kesehatan dan pentingnya menjaga jarak. Pada awalnya para pedagang tidak terima dengan aturan ini karena alasan turunnya omzet.

Usaha dari pengelola pasar sudah dilakukan termasuk dengan komunikasi langsung dengan pedagang pasar, dan tidak perlu takut bahwa setelah ini berlalu para pedagang akan berjualan seperti biasa. Penurunan omzet yang cukup drastis hingga 50 persen bahkan lebih telah dialami para pedagang. Relaksasi atau bantuan keuangan adalah yang diharapkan oleh para pedagang pasar.

Pengelola pasar sudah melakukan pendekatan kepada para pedagang, misalnya pedagang pasar basah yang barangnya mudah rusak (durable goods). Pedagang ikan, sayur merasa kesulitan dengan ganjil genap, karena bila sayur atau ikan tidak habis dalam sehari bagaimana besoknya, siapa yang akan membeli ikan atau sayurnya? Siapa yang akan menutup kerugiannya? Kios memang mudah menerapkan ganjil genap, namun pedagang lapak masih sulit dalam penerapan aturan ini.

Usaha pengelola pasar untuk mencegah penyebarannya dilakukan dengan melibatkan petugas dari TNI dan Polri. Mereka lebih banyak memberikan pengertian kepada para pedagang dan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About The Author

Editor in Chief Vibiz Media Network, Coordinating Partner of Business Advisory Vibiz Consulting.

Related Posts