(Beritadaerah – Jakarta) Dalam acara silaturahmi dengan Menteri Pertanian (Mentan) SyahruI Yasin LimpoTim di kantor Kementan RI, Jakarta Selatan, Senin (15/6), Tim Ahli Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, Nurdin Tampubolon mendukung program food estate atau lumbung pangan baru pemerintah pusat.

Sebelumnya pemerintah telah menetapkan Kalimantan Tengah sebagai wilayah penerapan lmbung pangan food estate. Penerapan ini digarap di lahan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG). Rencananya area ini akan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa. Program itu menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024.

Pengerjaannya berlangsung mulai tahun 2020 hingga 2022. Targetnya, pada 2022 mendatang lahan seluas 165.000 hektar itu sudah optimal produksinya. Selain Kementerian Pertanian, program food estate juga akan digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian BUMN.

“Setelah saya berbicara dengan Pak Menteri, beliau sangat bersemangat bagaimana membangun lumbung pangan di Indonesia. Dan ini Pak Menteri sangat eager untuk bisa menyukseskan dan menjalankan ini,” ujar Nurdin yang dikutip laman Pertanian, Senin (15/6).

Menurut Nurdin, program tersebut harus didukung oleh semua pihak karena memiliki masa depan pertanian yang jauh lebih baik. Dukungan ini misalnya didorong korporasi dan masyarakat sekitar Kalimantan Tengah, atau pihak terkait lainnya. Masyarakat di sekitar Kalimantan Tengah juga bisa berpartisipasi membangun lumbung pangan Indonesia ini. 

Adapun untuk menyukseskan rencana ini, Nurdin berharap ada sinergi pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan. Sehingga tujuan utama dari rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini nantinya bisa tercapai maksimal. 

Lebih lanjut, dalam kesempatan itu Nurdin memuji kinerja Menteri Syahrul dalam menjaga ketahanan pangan selama Bulan Puasa, Lebaran dan Penyebaran wabah pandemi COVID-19. Menurut dia selama wabah Corona berlangsung, masyarakat tak kekurangan bahan pangan.

Lokasi lumbung pangan baru tersebut nantinya berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Kementerian PUPR telah melakukan rehabilitasi irigasi di tiga (3) lokasi Eks PLG di Kalteng  dengan total cakupan seluas 650 Ha di Daerah Irigasi (D.I) Rawa Tahai (213 Ha), D.I Tambak Sei Teras (195 Ha), dan D.I Tambak Bahaur (239 Ha). Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari rencana rehabilitasi jaringan irigasi untuk lahan seluas 57.200 Ha. Saat ini Kementerian PUPR juga tengah melakukan rehabilitasi kantor Eks PLG Kalteng dan rehabilitasi dermaga dengan progres sebesar 50,2%.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Related Posts