Bantuan APD dari PT Profindo Sekuritas Diterima Mendagri Tito Karnavian (Foto: Kemendagri)

Mendagri Tito Karnavian Terima Bantuan APD dari PT Profindo Sekuritas

(Beritadaerah – Nasional) Bantuan berupa 2000 pcs medical protective clothing atau alat pelindung diri (APD) dari PT Profindo Sekuritas Indonesia, diberikan langsung oleh Direktur Utama PT. Profindo Sekuritas Indonesia, Karman Pamurahardjo di lobby Gedung A Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diterima oleh Muhammad Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Dalam acara serah terima bantuan, yang berlangsung hari ini (8/6) Mendagri menyampaikan bahwa persoalan Covid-19 adalah permasalahan bersama. Jadi untuk mengatasi hal ini bukan hanya sekedar tanggungjawab pemerintah, tapi juga pihak lain. Karena itu dibutuhkan kebersamaan antara pemerintah maupun non pemerintah termasuk swasta.

Bantuan APD yang diterimanya akan diserahkan kepada tenaga-tenaga medis yang menangani pasien atau orang yang terpapar Covid-19. Tito bersyukur bahwa PT Profindo Sekuritas Indonesia tergerak untuk ikut turun tangan memberi bantuan langsung berupa APD dengan standar WHO. Karena itu, diharapkan juga unsur non pemerintah mau ikut berpartisipasi.

“Alat-alat ini akan segera kami distribusikan sesuai dengan yang membutuhkan. Kita memiliki data untuk itu, ” ujar Mendagri. Mendagri pun mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Profindo Sekuritas Indonesia yang telah memberi bantuan.

Karman Pamurahardjo juga menyampaikan bahwa perusahaan mereka merasa punya beban untuk ikut berkontribusi. Sebab, hal ini juga dirasakan oleh seluruh masyarakat dan banyak sektor ikut terpukul akibat dampak Covid-19. Oleh sebab itu ikut memberikan sumbangsih dengan mendukung pemerintah yang telah berusaha menangani penyebaran Covid-19.

Dengan adanya Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB), maka kumpulan atau kerumunan orang berskala besar pasti akan dibatasi. Hal ini juga berdampak kepada kehidupan ekonomi yaitu kehidupan pelaku usaha. Karena tidak boleh berkumpul, maka pelaku usaha juga ikut kesulitan. Seperti hotel-hotel atau restoran juga pabrik-pabrik ikut terkena dampaknya.

Mendagri menyampaikan, apabila pemerintah dan semua ikut berusaha menekan penyebaran Covid-19 maka otomatis pembatasan-pembatasan itu akan dapat berkurang, dengan demikian dunia usaha bisa bergerak kembali.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani