Beri Ruang Apresiasi Para Seniman, Kemenparekraf Gelar “Pentas di Rumah”

(Beritadaerah – Nasional) Pandemi COVID-19 di Indonesia dan negara lain, telah berdampak kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan “Pentas di Rumah”. Kegiatan ini tidak hanya memberi ruang bagi para seniman khususnya seni pertunjukan untuk berkarya, tapi juga bagian dari program mitigasi.

Pandemi COVID-19 di Tanah Air memberikan dampak besar bagi hampir semua profesi termasuk para pekerja seni khususnya seni pertunjukan, demikian yang disampaikan oleh Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Josua Simanjuntak,

“Ini adalah masa sulit bagi para seniman yang mengandalkan masyarakat sebagai penikmat seni dalam bentuk pementasan. Area ruang publik yang menjadi sandaran utama ruang berekspresi mereka saat ini ditutup sampai waktu yang belum ditentukan,” kata Josua Simanjuntak dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu (13/5).

Direktorat Industri Kreatif Musik, Seni Pertunjukan dan Penerbitan menggelar kegiatan “Pentas di Rumah” yang bertujuan membantu meringankan para pelaku seni sebagai stimulus pengganti pekerjaan yang hilang, penyaluran bantuan dengan memberikan karya sederhana dari rumah, memudahkan akses seniman berkarya, dan memudahkan akses masyarakat menikmati karya seniman selama masa pandemi.

Dalam kegiatan ini, seniman yang ingin ikut bergabung dapat melakukan pendaftaran melalui link https://tinyurl.com/pentasdirumah. Peserta merupakan seniman, baik perorangan maupun kelompok (maksimal 3 orang) dengan karya seni meliputi tari, wayang, musik etnik/tradisional, monolog, juga pantomim.

Kemudian mengirimkan video (durasi 3-5 menit) pentas sederhana di rumah pada 7 hingga 15 Mei 2020 ke instagram @kemenparekraf.ri dan @pentasdirumah dengan hastag #pentasdirumah, #senipertunjukandirumah, #kemenparekraf, #ASETI dan #Asosiasisenimantariindonesia.

Nantinya video-video yang masuk akan dikurasi pada 16 hingga 17 Mei 2020. Karya peserta yang dinyatakan lolos dan sebagai nominator akan diunggah di instagram Pentas di Rumah dan Nyatakan.id agar dapat dinikmati oleh penikmat seni di rumah. Selain itu 200 karya terbaik akan diberikan karya apresiasi, yakni 100 karya tunggal sebesar Rp 500 ribu per karya dan 100 karya grup akan mendapat apresiasi sebesar Rp 1 juta per karya.

Dalam masa pandemi COVID-19, Kemenparekraf bekerja sama dengan beberapa komunitas kesenian, blogger, dan lainnya untuk memberikan hiburan, edukasi, informasi dan hal lain kepada masyarakat. Semuanya ini dilakukan secara virtual atau webinar, media televisi, radio dan internet.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.