Wisatawan Asing Menikmati Keindahan Pulau Nusa Penida, Bali (Photo : Kemenparekraf)

Usai Pandemi COVID-19, Diperkirakan Bali Masih Menjadi Wisata Favorit

(Beritadaerah – Nasional) Keindahan pulau Bali telah dikenal oleh wisatawan mancanegara (wisman). Bahkan pada tahun 2019, Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang masuk peringkat 5 besar di dunia versi TripAdvisor.

Usai pandemi COVID-19, diperkirakan Bali tetap akan menjadi destinasi yang favorit wisman untuk dikunjungi, termasuk wisatawan asal Prancis yang menjadi salah satu negara potensial penyumbang wisatawan ke Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pemasaran Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya saat webinar bersama travel agent/tour operator (TA/TO) Prancis, Selasa (12/5).

Nia Niscaya sampaikan, Bali tetap akan menjadi favorit wisatawan karena selain memang menjadi salah satu destinasi yang selalu memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan, Bali juga merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki penyebaran COVID-19 yang terkendali.

“Meskipun Bali adalah pusat pariwisata di Indonesia dengan banyak wisatawan yang berkunjung ke pulau itu, tapi Bali bukanlah pusat pandemi COVID-19 di Indonesia,” kata Nia Niscaya dalam keterangan persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa (12/5).

Nia menjelaskan, kasus positif COVID-19 di Bali hingga saat ini tercatat sebanyak 300 kasus dengan 195 orang sembuh dan 4 orang meninggal. Hal itu lantaran program pencegahan yang dijalankan pemerintah, baik pemerintah pusat dan daerah berjalan dengan baik.

Dengan kondisi seperti ini, Nia memperkirakan Bali akan menjadi salah satu destinasi yang relatif lebih cepat pulih dan banyak dikunjungi wisatawan begitu pandemi dinyatakan usai. Kemenparekraf akan menjadikan Bali sebagai pilot project untuk penerapan program CHS (Clean, Health, and Safety) untuk diterapkan di berbagai destinasi dan pengelola usaha pariwisata lainnya di Bali, seperti restoran dan hotel.

Selain Bali, pemerintah juga akan menjalankan program serupa di Yogyakarta, Kepulauan Riau, 5 destinasi super prioritas, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan nantinya di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu Nia juga menjelaskan langkah-langkah secara umum yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf dalam melakukan mitigasi dampak COVID-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pada awal bulan April, start up travel ternama asal Jerman, Tourlane melakukan riset di tengah masa pandemi COVID-19. Dari hasil riset tersebut Tourlane menetapkan Bali sebagai pulau terpopuler di dunia. Pulau Bali menjadi destinasi yang paling banyak dicari dengan jumlah tagar mencapai 60.4733.066. Jumlah tersebut mengungguli Pulau Ibiza, Spanyol, di peringkat kedua dengan tagar 16.320.328, dan Pulau Sisilia, Italia, di peringkat ketiga dengan jumlah 12.974.059 tagar.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.