Ilustrasi hasil produksi rumput laut (Foto: Wikipedia)

Ekspor Rumput Laut ke Korsel Masih Berlangsung

(Beritadaerah – Nasional) Meskipun wabah COVID-19 melemahkan aktivitas industri dan perdagangan di dunia, namun  usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Busan, Korea Selatan, masih melakukan ekspor. Salah satu UMKM di Indonesia yaitu CV Sarana Multi Jaya berhasil memanfaatkan peluang ekspor rumput laut ke Korea Selatan.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, di Jakarta Minggu (26/4/2020), mengatakan: “Walaupun COVID-19 melanda dunia, termasuk di Korea Selatan dan Indonesia, namun hal ini tidak menyurutkan ambisi Indonesia meningkatkan ekspor komoditas rumput laut. Target ekspor rumput laut jenis cottonii sp. dari CV Sarana Multi Jaya terus dikejar sebagai tindak lanjut penandatanganan kontrak dengan buyer asal Korea Selatan pada kegiatan misi gagang Indonesia di Busan pada 27 November 2019 lalu. Hal ini juga sejalan dengan tetap tingginya permintaan produk makanan di tengah kondisi COVID-19”.

Transaksi awal dari CV Sarana Multi Jaya sebagai eksportir dilakukan dengan pengiriman rumput laut sebanyak 1 kontainer 20 feet rumput laut kering senilai USD 17.000. “Eksportir ini merupakan UMKM perdagangan khusus hasil kelautan dan baru pertama kali melakukan ekspor sehingga dilakukan pendampingan oleh ITPC Busan dari pemasaran, pengapalan, sampai teknis pembayaran,” tambah Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kasan.

Kepala ITPC Busan, Ni Made Kusuma Dewi, mengungkapkan, ekspor ini merupakan trial buying sebelum buyer memutuskan apakah akan melanjutkan pada PO berikutnya atau tidak. Keputusan ini didasarkan pada hasil laboratorium mereka terhadap produk tersebut. Di tengah pandemi COVID-19, ekspor bahan baku rumput laut dari Indonesia mendukung produksi industri perusahaan di Korsel tetap berjalan.

Buyer Korea Selatan yang mengimpor bahan baku rumput laut kering (cottoni, spinosum, dan gracilaria) dari Indonesia, akan menjual produk hasil olahannya dalam bentuk carrageenan dan agar-agar ke industri makanan jadi.

Merespons kepercayaan buyer tersebut, Kemendag akan terus membantu dan memfasilitasi UMKM yang telah berhasil melakukan ekspor ini, terutama dalam pemenuhan standar kualitas produk sesuai keinginan buyer dan keberlanjutan pengirimannya.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center