(Beritadaerah – Jakarta) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan kerja sama dengan sejumlah stakeholder pariwisata dalam rangka mendukung para tenaga medis serta tim gugus dalam tugas penanganan COVID-19. Sejumlah tenaga medis serta tim gugus mulai memanfaatkan akomodasi dan transportasi yang disiapkan Kemenparekraf.

Kerja sama dengan berbagai pihak tersebut sudah sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 tentang pemfokusan ulang (refocusing) kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa untuk percepatan penanganan COVID-19, hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kemenparekraf Ari Juliano Gema, di Jakarta.

“Presiden sudah menekankan bahwa pemerintah menaruh perhatian yang sangat besar pada sektor pariwisata sebagai salah satu leading sector perekonomian nasional, namun untuk menangani dampak COVID-19 ini, diperlukan dukungan yang lebih baik dari berbagai pihak,” kata Ari Juliano dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu malam (1/4).

Sebelumnya Kemenparekraf telah melakukan kerja sama dengan Accor Group dengan menyediakan 615 kamar yang disesuaikan dengan kebutuhan 4 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta. Dengan jumlah kamar tersebut akan menjadi tempat istirahat 1.100 tenaga medis dengan skema kamar mix twin dan single room.

Meski sudah menerapkan standard operational procedure (SOP) kesehatan yang ditetapkan dalam pelayanannya, sebelum menerima para pejuang garis terdepan penanganan COVID-19, pihak hotel mendapatkan pelatihan dan informasi tambahan dari Kementerian Kesehatan terkait SOP kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

Dari empat rumah sakit, berikut secara rinci alokasi hotel dan transportasinya. Untuk RSCM ada 360 tenaga medis yang menginap di Novotel Cikini dengan 10 kamar single dan 175 kamar twin. Sedangkan armada transportasinya disiapkan oleh Panorama Group dengan mengoperasikan 4 bus dan 1 minivan.

Kemudian 260 tenaga medis dari RSPAD akan beristirahat di 40 kamar single di Hotel Ibis Senen, dan 110 kamar twin yang terbagi dalam 22 kamar di Novotel Cikini, 37 kamar di Mercure Cikini, dan 51 kamar di Ibis Senen. Transportasi para tenaga medis tersebut disiapkan oleh pihak Blue Bird dengan 6 bus dan 1 minivan.

Sebanyak 250 tenaga medis dari RSPI Sulianti Saroso akan diantar jemput menggunakan 5 bus dan 1 minivan dari Antavaya untuk menginap di Ibis Style Sunter. Dengan ketersediaan kamar sebanyak 50 kamar single dan 91 kamar twin.

Bagi tenaga medis dari RS Persahabatan, terdapat 230 orang yang akan menempati 30 kamar single dan 100 kamar twin di Mercure Cikini. Petugas nantinya juga akan disiapkan transportasi menuju rumah sakit dan hotel dengan 5 bus dan 1 minivan dari perusahaan White Horse.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.