(Beritadaerah – Nasional) Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, menyampaikan ketersediaan pangan saat ini dari 11 komoditas Pemerintah sudah dimonitor stok-stok yang ada, harga dan distribusinya.

”Baik itu stok beras dari stok yang ada dan perkiraan panen di bulan April, Mei, dan Juni ini dan diperkirakan kebutuhan dan untuk menjelang lebaran untuk beras stoknya terjaga,” ujar Menko Perekonomian saat memberikan keterangan usai Rapat Terbatas melalui Konferensi Video, bbeberapa waktu lalu.

Untuk jagung stok cukup untuk sampai bulan Mei 2020, demikian pula untuk bawang merah, cabai besar, cabai rawit, kemudian daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng.

”Khusus bawang putih sudah mulai diberikan persetujuan impor dan diharapkan dalam 1-2 bulan ini akan masuk dalam jumlah yang besar. Terkait dengan bawang putih, pemerintah melalui Kementan sudah sudah mengeluarkan RIPH (Rekomendasi Impor Produk Hortikultura) dan Menteri Perdagangan telah mengeluarkan izin sebanyak 157.068 ton,” imbuh Menko Perekonomian.

Khusus gula pasir, Pemerintah sudah melakukan operasi pasar baik itu dari pengalihan dari industri dalam negeri dan Dumai sudah dialokasikan ke dalam negeri 20 ribu, kemudian dari Lampung ada 33 ribu, dan dari sektor gula untuk makanan-minuman ada 250 ribu. ”Ini didistribusikan di daerah Banten, Jabodetabek, Sumatra Utara, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Kaltim, Bengkulu, Jambi, Lampung, Jatim, dan seluruh wilayah lain,” kata Menko Perekonomian.

Pemerintah sudah mengeluarkan izin kepada Bulog dan PT (Rajawali Nusantara Indonesia) untuk mengadakan 100.000 ton gula putih. Dengan demikian, Menko Perekonomian mengharapkan akan mulai masuk secara bertahap ke pasar dan juga untuk di retail modern serta mini market harga operasi pasar sudah masuk di harga Rp12.500.

”Nah, ini Satgas Pangan akan memonitor harga-harga gula tersebut beserta logistik ataupun stok-stok yang ada. Dari segi harga kami monitor, baik itu beras medium harga masih terjaga di Rp12.000, beras premium di Rp12.750,” jelas Menko Perekonomian.

Soal harga daging sapi, menurut Menko Perekonomian, masih flat Rp117.700, cabai rawit Rp43.100, cabai merah Rp32.800, bawang merah Rp41.250, bawang putih Rp45.200, minyak goreng curah Rp12.200, minyak goreng kemasan Rp14.700, daging ayam sekitar Rp31.000, dan telur ayam di Rp26.100.

”Nah, kemudian kalau kita lihat inflasi di bulan Maret masih terjaga, di mana 43 kota mengalami inflasi dan 47 kota mengalami deflasi. Dan angka inflasi Maret month to month 0,1 persen, year-on-year 2,96%. Dengan demikian tadi arahan Bapak Presiden bahwa untuk seluruh pangan ini perlu dijaga ketersediaan barangnya,” katanya.

Dari segi harga maupun jumlah, maupun kualitas, dan tentunya distribusi logistik, Menko berharap tetap untuk tetap berjalan sampai dengan bulan Ramadan nanti.

Pemerintah, lanjut Menko Perekonomian, sudah mempersiapkan dan memberikan stimulus-stimulus kepada dunia usaha antara lain dengan PPH Pasal 21 yang selama ini sudah diberikan kepada sektor pengolahan. Dukungan untuk sektor usaha ini, sambung Menko Perekonomian, akan diperluas tidak hanya ke sektor industri manufaktur, tetapi sektor terdampak lain juga termasuk pariwisata, jasa terkait parawisata, transportasi, dan sektor-sektor yang akan segera dikoordinasikan untuk ditambahkan.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About The Author

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center

Related Posts