Pemprov Jateng Batalkan Mudik Lebaran Gratis 2020

(Beritadaerah – Nasional) Demi menjaga keselamatan dan kesehatan bersama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengambil tidakan pencegahan penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membatalkan agenda mudik lebaran gratis tahun 2020. Program ini adalah program bantuan gubernur dan buapti/ wali kota se-Jateng.

Semula diagendakan tahun ini Pemprov Jateng menyiapkan 247 armada bus, ditambah 1.800 tiket kereta, bagi warga Jawa Tengah di Jakarta, yang ingin pulang ke kampung halaman di Jawa Tengah. Karena kondisi merebaknya penularan Covid-19, rencana mudik gratis ini dibatalkan secara resmi  dengan surat bernomor 430/0006380, yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekda Jateng Herru Setiadhie.

Disampaikan oleh Herru, alasan pembatalan mudik gratis tersebut karena memperhatikan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah, khususnya dalam hal mengurangi kerumunan massa di tempat umum. Pada kondisi seperti itu, berpotensi penularan Covid-19.

“Utamanya untuk mengurangi kegiatan dan kerumunan massa di area publik. Maka dengan mengedepankan masyarakat luas, Pemprov Jateng membatalkan pelaksanaan mudik lebaran gratis tahun 2020,” ujar Herru, Senin (23/3/2020).

Seharusnya jadwal pendaftaran calon pemudik gratis lebaran dilakukan pada 19-20 April 2020. Sedangkan pelaksanaan mudik gratis, dijadwalkan pada 15 Mei 2020. Namun, mengingat masa darurat Corona diperpanjang hingga usai Lebaran, maka yang terbaik adalah program mudik gratis ini dibatalkan.

Sebelum melakukan pembatalan, Sekda Jateng telah berkoordinasi dengan paguyuban warga Jateng di Jakarta. “Kebanyakan dari mereka sudah memahami akan kondisi saat ini,” ucapnya.

Kepada paguyuban warga Jateng di Jakarta, Herru berpesan wanti-wanti agar warga Jateng menaati protokol yang telah dibuat oleh Pemprov DKI, untuk tidak keluar rumah sampai 2 April 2020. Selain itu, jika memang harus pulang ke Jawa Tengah, ia mengharapkan agar sebelumnya proaktif memeriksakan diri.

“Kami sarankan mereka untuk lebih proaktif, melakukan cek kesehatan sebelum pulang. Agar tidak memindahkan permasalahan. Bagi mereka yang masih di Jakarta, harapannya agar menaati peraturan Pemprov DKI agar stay di rumah,” paparnya.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.