PT PELNI terapkan jarak antar penumpang dalam antrian masuk kapal di atas 1 meter (Foto: PELNI)

Social Distancing di PELNI, Cegah Penularan COVID-19

(Beritadaerah – Nasional) Salah satu perusahaan nasional yang menangani banyak kerumunan adalah penyedia jasa layanan transportasi. Penyedia jasa yang banyak melayani penumpang baik darat, laut maupun udara perlu tanggap terhadap arahan pemerintah untuk mencegah penularan virus corona, selain melalui pembersihan fasilitas juga pengaturan jarak penumpang.

PT Pelayaran Nasional Indonesia / PELNI (Persero) misalnya, telah menerapkan konsep pembatasan jarak antar penumpang sebagai salah satu bentuk social distancing, guna mencegah penularan Covid-19. Pembatasan jarak terutama diterapkan saat calon penumpang mengantri untuk masuk ke atas kapal.

Penerapan social distancing ini merupakan langkah lanjutan yang diambil Perusahaan dalam mencegah penyebaran virus corona. Sebelumnya, manajemen telah memberikan sosialisasi bagi seluruh karyawan, baik itu di kantor pusat maupun cabang, serta kepada Nakhoda dan ABK.

Selain itu, Manajemen juga melakukan penyemprotan disinfektan pada kapal dan kantor PELNI, pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan thermogun serta menempatkan handsanitizer pada lokasi-lokasi yang strategis.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro menyampaikan, manajemen mulai mewajibkan para pelanggan untuk berdiri pada jarak yang telah diatur. Sesuai arahan, jarak masuk antar penumpang diatur dengan jarak aman yakni di atas 1 meter.

“Khusus di atas kapal, kami juga memberikan himbauan kepada para penumpang melalui pengeras suara setiap 3 jam sekali,” tutur Yahya.

Dengan diterapkannya konsep tersebut, diharapkan dapat mencegah dan meminimalisir potensi penyebaran virus corona. Manajemen juga akan menempatkan petugas untuk membantu mengatur jarak antar pelanggan hingga naik ke atas kapal.

Selain pembatasan jarak antar penumpang, perusahaan juga menerapkan konsep Bekerja Dari Rumah (Work From Home /WFH) bagi karyawan sebagai bentuk mitigasi penyebaran virus corona. Dalam menerapkan sistem WFH ini PELNI juga memaksimalkan penggunaan IT seperti video teleconference dan memanfaatkan aplikasi internal untuk berkoordinasi.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center