Menparekraf: Raja dan Ratu Belanda Kagum dengan Keindahan Danau Toba

(Beritadaerah – Nasional) Setelah sempat mengunjungi Keraton Yogyakarta dan Candi Prambanan, Raja Belanda Willem-Alexander bersama dengan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti menikmati keindahan alam dan budaya Danau Toba di hari terakhir lawatan kenegaraannya di Indonesia, Kamis (12/3).

Turut mendampingi kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Danau Toba yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Dirut BPODT Arie Prasetyo.

“Mereka kagum dan sangat menikmati kebudayaan yang ada serta keindahan alam Indonesia. Di Danau Toba tadi bahkan sempat menyeberang ke Samosir,” kata Menteri Wishnutama dalam siaran pers yang diterima Beritadaerah.co.id, Jumat (13/3).

Menparekraf berharap dengan kunjungan ini semakin meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara, termasuk di bidang ekonomi kreatif. Seperti diketahui, pemerintah dalam hal ini juga tengah mendorong sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam menunjang perekonomian Indonesia ke depan. Terlebih PBB telah menyetujui tahun 2021 sebagai “International Year of Creative Economy for Sustainable Development” dimana Indonesia menjadi inisiator dalam resolusi tersebut.

Rombongan Raja dan Ratu Belanda menikmati lansekap berlatar belakang Danau Toba dengan Pulau Samosir di Bukit Singgolom, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.  Di kesempatan ini keduanya juga mendapat penjelasan tentang asal-usul dan sejarah Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia dan danau terbesar di Indonesia. Danau Toba juga telah didaftarkan sebagai warisan dunia dari UNESCO.

Setelah itu keduanya melanjutkan kunjungan ke Dusun Siambat Dalan, Kecamatan Tampahan. Di sana, mereka melihat rumah adat Batak yang sudah berdiri sejak 310 tahun lalu. Keduanya disambut dengan suguhan Tari Tor-Tor serta disematkan kain ulos yang kemudian dikenakan keduanya secara bersama. Mereka juga berinteraksi dengan tokoh masyarakat Desa Siambat Dalan.

Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pulau Samosir melalui Pelabuhan Balige, Raja dan Ratu Belanda menyempatkan diri mendatangi Institut Teknologi DEL. Selanjutnya rombongan menuju Eco Village Samosir dan singgah di Hotel Inna Parapat, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Belanda melalui Bandara Internasional Kualanamu.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.