Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Bendungan di Deli Serdang

(Beritadaerah – Deli Serdang) Pemenuhan kebutuhan air baku bagi sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), khususnya Kabupaten Deli Serdang menjadi perhatian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Lau Simeme dengan kapasitas tampung 28 juta m3.

Pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. Di samping itu kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal, demikian yang dikatakan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Menteri Basuki yang dikutip laman PU, Senin (9/3).

Kementerian PUPR telah memulai pembangunan bendungan sejak tahun 2017 sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo untuk mendukung ketahanan pangan dan air nasional. Bendungan ini juga merupakan bagian dari program pembangunan 65 bendungan oleh Kementerian PUPR.

Konstruksi Bendungan Lau Simeme dibangun secara bertahap dalam dua paket dengan biaya sebesar Rp 1,3 triliun melalui skema kontrak tahun jamak 2017-2022. Paket pertama mulai dari persiapan, pembangunan jalan masuk, bendungan utama, dan pekerjaan pendukung lainnya.

Sedangkan pengerjaan paket kedua meliputi jalan relokasi, bangunan pengelak, bangunan pelimpah, bangunan pengambilan, hidromekanikal, dan bangunan fasilitas. Hingga 29 Februari 2020, progres konstruksinya mencapai 11%, akibat proses pengadaan tanah yang tersendat di awal, namun dalam waktu dekat akan banyak jumlah bidang tanah yang dapat dibebaskan.

Kehadiran Bendungan Lau Simeme berpotensi memberikan manfaat untuk penyediaan air baku kepada PDAM Tirtanadi, Provinsi Sumut sebesar 3.000 liter/detik, sumber irigasi lahan pertanian wilayah Bandar Sidoras seluas 3.082 hektar dan daerah irigasi Lantasan 185 hektar.

Bendungan ini juga diharapkan dapat mengendalikan derasnya aliran air hulu Sungai Percut dan Sungai Deli untuk mengurangi risiko banjir sebagian wilayah Kota Medan dan Deli Serdang sebesar 68,17 m3/detik. Manfaat lain dari pembangunan Bendungan Lau Simeme adalah sebagai sumber pembangkit listrik (PLTA minihidro) sebesar 2,80 MW dan mendukung sektor pariwisata di Provinsi Sumut.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.