(Photo; Kemenkeu)

Kemenkeu Berikan Dukungan Fiskal di Bidang Perekonomian

(Beritadaerah – Jakarta) Terdapat tantangan yang harus dihadapi dalam upaya peningkatan kinerja neraca perdagangan Indonesia. Tantangan yang dihadapi tersebut berasal dari situasi global yang ada sehingga mendorong pemerintah untuk mengeluarkan sejumlah strategi. Salah satunya adalah dengan mendorong ekspor melalui insentif dan fasilitas perpajakan sehingga dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri, dan mengurangi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja (Raker) Kementerian Perdagangan 2020 yang bertema “Akselerasi Peningkatan Ekspor dan Penguatan Pasar Dalam Negeri Menuju Indonesia Maju” di ruang Timor Hotel Borobudur pada Kamis (05/03).

“Karena begitu kita lari cepat, importnya dan eksportnya tidak bisa catch up, lari cepat langsung ada indikator yang kepanasan yang kemudian dia nggak bisa sustain untuk mengimbangi kebutuhan devisa. Kalau current account deficitnya makin lebar dan kita tidak mampu menarik capital maka Indonesia pasti menghadapi nilai tukar yang tertekan. Itulah yang disebut kenapa terjadinya current account deficit,” demikian dijelaskan Menkeu.

Kementerian Keuangan memberikan dukungan fiskal dalam bidang perekonomian dan perdagangan Indonesia, khususnya untuk sektor-sektor seperti akomodasi, transportasi, retail, dan manufaktur. Pemerintah memberikan dukungan berupa insentif fiskal untuk mendorong investasi dan ekspor.

“Kalau monetary policy sudah melakukan relaksasi, kami di fiskal mencoba menginjeksi ekonomi melalui APBN tapi di sektor perdagangannya jangan under estimate.The power of Kementerian Perdagangan sangat powerful. Ini tentu saya berharap Kementerian seperti Kementerian Perdagangan menjadi leading sector Kementerian yang memimpin untuk memperbaiki competitiveness,” ujar Menkeu.

Kementerian Keuangan juga bersinergi dengan Kementerian Perdagangan untuk menjaga kinerja ekspor melalui kebijakan fiskal yang bertujuan mendukung pertumbuhan jangka panjang, diversifikasi produk, dan perluasan pasar ekspor.

“Kementerian Perdagangan adalah yang tiap hari bergulat dengan ini. Kita melihat dan harus mengakui bahwa sektor-sektor yang menghasilkan barang, baik untuk konsumsi dalam negeri maupun untuk ekspor mengalami tekanan yang tidak mudah. Inilah alarm yang harus kita dengarkan dan kemudian kita harus bereaksi dengan policy yang baik. Kami di Kementerian Keuangan, fiskal policy. Bapak Ibu sekalian disini policy di bidang perdagangan harus jalannya menuju kesana. Sama-sama membuat ekonomi kita bangkit kembali,” pungkas Menkeu.

About Endah Caratri

Endah Caratri is a Senior Editor Vibiz Media Network, Partner of Management & Technology Services Vibiz Consulting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.