Ilustrasi: Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (Foto: Apkasi)

Hadapi Virus Corona, Para Bupati Harap Redam Kepanikan Masyarakat

(Beritadaerah – Nasional) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian hari ini (6/3) di Kantor Kemendagri di Jakarta, menerima kunjungan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Topik yang dibahas seputar sejumlah permasalahan di daerah, termasuk penanganan virus corona.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekjen Apkasi Najmul Akhyar (Bupati Lombok Utara), Bendahara Apkasi Christiany Eugene Paruntu (bupati Minahasa Selatan), Wakil Ketua Umum Apkasi Sutan Riska (bupati Dharmasraya), dan Ketua Bidang Kerja Sama Antarlembaga Ahmed Zaki Iskandar (bupati Tangerang).

Ketua Umum Apkasi Abdullah Azwar Anas mengatakan, berdasarkan analisis Kementerian Kesehatan, saat ini penyebaran virus corona memasuki gelombang kedua (second wave), artinya penyebarannya meluas ke negara-negara lain di luar Tiongkok, termasuk Indonesia. Untuk diketahui, gejala klinis orang yang terjangkit virus bernama Covid-19 itu juga disebut semakin ringan, bahkan tidak bergejala atau asimtomatis.

“Memasuki gelombang kedua penyebaran corona, sesuai arahan Presiden Jokowi, semua stakeholder di tingkat kabupaten diharapkan tidak panik dan jangan membuat masyarakat panik,” ujar Anas.

Dalam kesempatan berdiskusi, Mendagri Tito Karnavian juga meminta seluruh bupati agar bisa meredam kepanikan masyarakat. Apkasi mendukung hal ini dan sepakat menghindari penggunaan istilah “Crisis Center”, dan lebih memilih pembentukan Pusat Informasi di daerah-daerah.

“Sesuai arahan Pak Mendagri, para bupati juga sudah mengumpulkan seluruh unit kesehatan di daerah, termasuk Puskesmas dan kader-kader kesehatan Posyandu, untuk secara sistematis memberikan informasi yang tepat terkait corona. Karena banyak sekali hoax terkait virus ini,” ujar bupati Banyuwangi tersebut.

Para bupati juga akan menggencarkan aksi promosi dengan mengampanyekan gaya hidup sehat, termasuk menggiatkan konsumsi tanaman herbal Nusantara untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Selain aktif melakukan penyuluhan kesehatan, sejumlah cara seperti menyebarkan video dari Presiden Jokowi dilakukan ke berbagai group perbincangan di daerah, karena rakyat di bawah lebih tenang kalau Pak Jokowi yang langsung bicara,” ujar Anas. Sebagaimana disaksikan melalui tayangan video Presiden Joko Widodo, jangan panik dan takut, karena virus corona bisa disembuhkan. Sudah puluhan ribu pasien sembuh dari korona. Musuh kita bukanlah virus itu sendiri, tapi rasa panik.

Terkait rumah sakit rujukan, Apkasi memastikan RS yang menjadi milik pemerintah kabupaten telah siap karena sebelumnya mereka juga berpengalaman menjadi rujukan saat terjadi penyebaran virus SARS dan MERS beberapa waktu lalu.

Pemerintah kabupaten juga siap mendukung pemerintah pusat melakukan surveillance tracking apabila ada kasus positif lain. “Pemerintah kabupaten pasti akan bekerja sesuai protokol yang ada, dengan arahan Kementerian Kesehatan,” ujar Anas.

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.