(Beritadaerah –  Toba Samosir) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengikuti rapat persiapan kedatangan Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda yang akan berkunjung ke Danau Toba pada 13 Maret 2020. Rapat berlangsung di Kabupaten Toba Samosir, Sumutara Utara, Rabu (4/3), dan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam rapat ini Menparkeraf Wishnutama Kusubandio menekankan pentingnya kebersihan suatu destinasi pariwisata sebagai upaya memberikan kesan yang baik dan rasa nyaman bagi wisatawan. Kebersihan di satu destinasi menjadi hal yang wajib diperhatikan selain penataan destinasi itu sendiri.

Dengan begitu, atraksi yang dimiliki Indonesia yang sudah dikenal akan kekayaan alam, budaya, serta masyarakatnya akan benar-benar memberikan kesan yang baik bagi wisatawan. Termasuk bagi Raja dan Ratu Belanda yang akan mengunjungi Danau Toba di sela-sela kunjungan kenegaraannya ke Indonesia pada 9 hingga 13 Maret 2020.

“Destinasi yang mungkin biasa saja, tapi ketika tempatnya bersih, toiletnya bagus, aman juga nyaman akan sangat meninggalkan kesan mendalam. Jadi jangan tanggung-tanggung membuat rasa senang, karena impresi pertama itu penting,” kata Wishnutama dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Rabu malam (4/3).

Ditambahkan oleh Wishnutama bahwa saya pernah ke Thailand dan di sana ada pasar rakyat, pasar seperti di kita. Tapi tempatnya bersih, toiletnya bersih, jadinya bagus. Kita enjoy menikmati, jadi salah satu fokus yang harus diperhatikan adalah kebersihan.

Seusai rapat, Menko Luhut Binsar Panjaitan bersama dengan Menparekraf Wishnutama dan rombongan meninjau lokasi-lokasi yang nantinya akan disinggahi Raja dan Ratu Belanda di antaranya Bukit Singgolom, Desa Adat Siambat Dalam, juga Pelabuhan Balige.

Dalam rencana kedatangannya nanti, rombongan Raja dan Ratu Belanda berjumlah lebih dari 200 orang yang terdiri dari 4 orang menteri, pebisnis, serta jurnalis. Kehadiran rombongan Raja dan Ratu Belanda nanti harus dimanfaatkan dengan optimal karena akan menjadi promosi yang baik untuk pariwisata Indonesia, khususnya Danau Toba. Selain Danau Toba, rombongan juga akan berkunjung ke Jakarta, Yogyakarta, dan Kalimantan Tengah.

Menko Luhut di kesempatan yang sama menegaskan bahwa semua pihak harus mengambil perannya dalam mendorong pariwisata. Ia meminta pemerintah daerah benar-benar memperhatikan segala hal yang perlu dipersiapkan terkait kehadiran Raja dan Ratu Belanda.

Pemerintah saat ini sedang mendorong 10 desa yang akan dijadikan desa wisata di kawasan Toba dan diharapkan dapat selesai pertengahan tahun ini. Sepuluh desa wisata tersebut yaitu Sipinsur, Tipang, Marbuntoruan, Sigapiton, Meat, Tarabunga, Huta Nilintong, Huta Ginjang, Hutanagodang, dan Dolok Martumbur.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts