Dongkrak Perekonomian Rakyat, Pemkab Banyuwangi Gelar Pasar Wisata Kuliner

(Beritadaerah – Banyuwangi) Saat membuka Festival Pasar Wisata Kuliner di arena Arabian Street Food, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu malam (29/2), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar menyampaikan geliat pasar wisata kuliner di Kabupaten Banyuwangi terus ditingkatkan. Masing-masing pasar dapat menyajikan kekhasan jajanan sesuai lokalitasnya. Pasar yang melibatkan para pedagang setempat itu, merupakan inovasi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal.

“Di tengah kelesuan ekonomi, kita perlu terus berinovasi untuk menggerakkan berbagai sektor. Pasar kuliner ini adalah salah satu cara untuk mendongkrak ekonomi lokal di masing-masing desa,” ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar yang dikutip laman Banyuwangikab, Sabtu (29/2).

Dijelaskan oleh Bupati Anas bahwa saat ini, tak kurang ada 19 pasar kuliner yang tersebar di berbagai kecamatan dengan waktu yang berbeda-beda. Setiap pasar tak kurang dari 40 pelapak yang menjual aneka jajanan. Hal ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.

Bupati Anas juga memberikan contoh keberhasilan yang terjadi di Pasar Jajanan Olehsari, yang awalnya hanya ada 40 penjual, sekarang sudah tumbuh menjadi 78 penjual. Perputaran uangnya pun meningkat, bisa mencapai Rp 40-50 juta.

Beberapa pasar wisata kuliner lain juga menunjukkan progres yang cukup baik. Arabian Street Food (Arasfo), misalnya, menjadi salah satu destinasi kuliner yang lagi naik daun. Pasar yang menyajikan aneka makanan khas Timur Tengah itu, kini setiap pekannya selalu dipadati pengunjung.

Selain beberapa pasar yang disebut di atas, juga ada beberapa lainnya yang tak kalah menariknya. Di antaranya adalah Pasar Wit-Witan di Alasmalang, Kecamatan Singojuruh yang buka setiap Minggu pagi. Juga ada Pecinan Street Food di kawasan Karangrejo Banyuwangi yang menyajikan aneka kuliner khas masyarakat Tionghoa. Ada pula Pasar Kampung Kopat di Boyolangu, Pasar Seni dan Jajanan Rakyat Banyuwangi (Pasjari) di Temenggungan dan Pasar Kuliner Porobungkil di Rejosari yang juga dihelat tiap Sabtu sore hingga malam.

Sementara itu, perlu juga diketahui oleh para pecinta kuliner yang tak sempat berkunjung langsung ke berbagai pasar wisata kuliner tersebut, kini dapat memesannya secara langsung. Kini, Pemkab Banyuwangi meluncurkan aplikasi berbasis mobile apps yang bertajuk Nja-jan.

Selain wisata kuliner, Kabupaten Banyuwangi memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi tempat favorit bagi wisatawan seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, wisata Teluk Hijau, Pantai Boom, Pantai Bangsring dan lainnya.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.