(Beritadaerah – Nasional) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke V, sekaligus membuka kepengurusan masa bakti 2020-2025. Sebagai persiapan, dilakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Koordinator Wilayah (Korwil) Apkasi Se-Indonesia yang berlangsung di Jakarta, Kamis (20/02/2020).

Pada rakor tersebut, Penasehat Khusus Apkasi, Prof Ryaas Rasyid mengingatkan bahwa historisnya Apkasi lahir sebagai produk reformasi yang diciptakan untuk menghadirkan suasana demokratis hubungan pemerintahan antara pusat dengan daerah. Jadi proses demokratisasi pemerintahan di tanah air tidak bisa lepas dari eksistensi Apkasi maupun asosiasi pemerintahan lainnya seperti APPSI dan Apeksi. Tanpa adanya asosiasi pemerintahan maka para gubernur, bupati dan walikota tidak bisa memberikan pendapat kepada pemerintah pusat.

Terkait pembahasan Omnibus Law, Ryaas Rasyid mengimbau kepada para bupati untuk menunggu dan menahan diri. “Perlu dicatat draft UU Omnibus Law ini baru masuk ke DPR, dan dokumennya itu tebal sekali karena menyangkut 79 UU yang dibagi dalam 11 klaster. Sehingga DPR saya kira akan perlu waktu untuk membacanya, mempelajari dan memahami terlebih dahulu sebelum ia mengundang pihak-pihak yang diperlukan untuk memberi masukan,” imbuhnya sambil menegaskan bahwa Apkasi mendukung upaya menyatukan undang-undang menjadi satu sinkronisasi.

“Kita tunggu saja dulu, dan sikap kita tegas untuk pembahasan omnibus law ini, nanti Apkasi akan meminta secara resmi kepada pemerintah pusat untuk dipertemukan dalam sebuah forum di mana semua bupati diundang dan mendengarkan penjelasan lengkap dari pemerintah pusat. Kita siap tuntaskan di forum tersebut mengenai apa-apa yang harus diamankan di daerah dan itu harus berdasarkan arahan dari pemerintah pusat, serta apa saja yang harus disosialisasikan dan apa saja yang harus dikondisikan di daerah. Jadi harus ada prakarsa kedua belah pihak karena pemerintah pusat pun juga memiliki kepentingan di daerah.”

Terkait agenda Munas V Apkasi sendiri, Ryaas Rasyid menjelaskan bahwa dalam Munas nanti agenda utamanya, pertama, melaporkan kegiatan Apkasi 5 tahun sebelumnya dan membahas apa yang akan dilakukan 5 tahun ke depan. Kedua, Munas ini akan menghasilkan rekomendasi baik untuk internal maupun rekomendasi eksternal, hal ini kepada pemerintah pusat.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.