(Beritadaerah – Nasional) Pemerintah benar-benar menunjukkan komitmen bahkan terus tancap gas untuk menangani permasalahan stunting, dan mewujudkan target 14 persen di 2024.

Untuk itu, pemerintah telah menetapkan program percepatan pencegahan stunting secara konvergensi, melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Apa itu intervensi spesifik? Bagian yang merupakan tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Sedangkan intervensi sensitif adalah bagian yang menjadi tanggungjawab Kementerian maupun Lembaga lain.

Terkait ketersediaan sumber pangan dalam penanganan stunting, diperlukan kolaborasi dan sinergi program dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri.

Terkait pemberdayaan masyarakat, dibutuhkan kerjasama dan sinergi programnya dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan Kementerian Dalam Negeri. Kemudian Kementerian Agama serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibutuhkan untuk peningkatan pengasuhan di tingkat keluarga dan masyarakat.

Sedangkan untuk ketersediaan air bersih dan sanitasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak mampu, memerlukan juga kolaborasi kementerian/lembaga lain.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan tanggung jawab Kementerian Kesehatan hanya sebesar 30 persen dalam penanganan stunting ini.

“Kolaborasi ini dirasakan sangat berperan penting mengingat intervensi spesifik. Sedangkan 70 persen merupakan kontribusi dari multisektoral dalam bentuk intervensi sensitif,” kata Menteri Terawan pada Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2020 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Menteri Terawan mengatakan, ada empat pesan strategis yang menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Yaitu meliputi: penurunan angka Stunting, penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB), perbaikan pengelolaan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan penguatan pelayanan kesehatan, serta obat dan alat kesehatan.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.