Kementerian PUPR Dukung Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Riau

(Beritadaerah – Riau) Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan melakukan Kunjungan kerja (Kunker) Spesifik ke Provinsi Riau pada 13 Februari 2020. Rombongan Kunker ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae.

Turut mendampingi Komisi V DPR RI antara lain Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan Selamat Rasidi, Direktur Irigasi dan Rawa Mochamad mazid, Kepala BWS Sumatera III Pekanbaru John Sianipar, Kepala BPPW Riau Ichwanul Ihsan, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Riau Aldino Herupriawan, dan beserta jajarannya.

Komisi V DPR RI dan Kepala BBPJN II Medan Selamat Rasidi, meninjau kondisi jalan nasional ruas bts. Kabupaten Kampar – bts. Kota Bangkinang. Setelah itu dilanjutkan dengan lokasi pembangunan Jalan Tol Pekanbaru – Dumai. Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru – Dumai terdiri dari 6 seksi dengan panjang 131,5 Km, yaitu seksi Pekanbaru – Minas (9,5 km), Minas – Petapahan (24,1 km), Petapahan – Kandis Utara (16,9 km), Kandis Utara – Duri Selatan (26,2 Km), Duri Selatan – Duri Utara (29,4 Km) dan Duri Utara – Dumai (25,4 Km).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, sesuai pertemuan dengan Gubernur Riau Syamsuar di Kantor Gubernur menyatakan, Provinsi Riau merupakan salah satu pemasok ekonomi nasional, dengan potensi yang melimpah dan luar biasa. Sehingga komunikasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi harus terus terjalin dalam rangka mendukung program pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau.

“Riau ini kan salah satu provinsi pemasok ekonomi nasional kita, memiliki potensi yang sangat luar biasa. Tadi kita sudah dengarkan apa yang disampaikan oleh Pak Gubernur, sejalan dengan apa yang menjadi program prioritas Presiden Joko Widodo bahwa salah satu pendorong ekonomi nasional kita adalah infrastruktur,” jelas Ridwan yang dikutip laman PU, Senin (16/2).

Kunker Spesifik Komisi V DPR RI dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Kawasan Techno Park di Kab. Pelalawan. Kementerian PUPR juga turut melaksanakan dukungan terkait jalan akses Kawasan Techno Park pada TA 2020 sepanjang 2 Km. Kawasan Techno Park merupakan pusat pengembangan hilir kelapa sawit terintegrasi  seluas 3.754 Ha (terluas di Indonesia) yang dibangun oleh Pemda Pelalawan dan BPPT.

Kawasan ini terbagi atas tujuh zona antara lain pendidikan, riset, pemukiman, industri, pemukiman, konservasi, komersial, dan zona publik. Keberadaan techno park ini diharapkan mendorong pengembangan inovasi dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).