Menhub pada Rapat Perencanaan Pembangunan Bandara Kediri, di Pendopo Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15 Feb 2020).

April 2020, Groundbreaking Pembangunan Bandara Kediri – Jawa Timur

(Beritadaerah – Nasional) Kota Kediri akan segera memiliki bandar udara. Pada rapat Perencanaan Pembangunan Bandara Kediri di Pendopo Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2/2020), Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menjelaskan, groundbreaking pembangunan Bandara Kediri ditargetkan April 2020.

Menhub menjelaskan, pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada 2 (dua) tahun mendatang yaitu pada April 2022. “Dua tahun ini waktu yang cukup (untuk menyelesaikan pembangunan tahap I), mengingat Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo selesai dibangun dalam waktu 18-19 bulan atau sekitar 1,5 tahun,” kata Menhub Budi.Menhub mengapresiasi kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah di Jawa Timur dan pihak swasta, dalam hal ini PT Gudang Garam dalam rencana pembangunan Bandara Kediri.

“Ini merupakan pertama kali pihak swasta sepenuhnya menginvestasikan pembangunan bandara dengan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha). Artinya PT Gudang Garam akan mendapat konsesi, bisa 30 atau 50 tahun. Ini merupakan hal yang patut dicontoh oleh daerah lain untuk melakukan seperti yang dilakukan oleh Pemprov Jatim, Kediri dan Gudang Garam,” ujar Menhub.

Persyaratan teknis pembangunan Bandara Kediri sudah beres, dan lahan untuk akses dari dan menuju Bandara dan untuk drainase Bandara Kediri sudah dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR dan pemerintah daerah. Saat ini progres pembebasan lahan sudah 98,4 persen selesai.

Bandara Kediri direncanakan memiliki fasilitas runway 3300×45 m2 dan dilengkapi fasilitas penunjang (kategori PKP-PK), serta fasilitas sisi darat (terminal penumpang, terminal cargo, parkir kendaraan). Pembangunan bandara dilakukan di lahan seluas 450 hektare. Pada pembukaan nantinya Bandara Kediri tahap 1 dapat menampung sekitar 1,5 juta penumpang, dan runway movement menampung 8 air traffic.

Pengelolaan Bandara Kediri nantinya akan diserahkan kepada PT Gudang Garam untuk memilih Badan Usaha Bandar Udara (BUBU). Terkait pengelolaan kontrol lalu lintas udara (air traffic control) akan  dilakukan oleh LPPNPI atau Airnav Indonesia.

Bandara Kediri rencananya akan dibangun dalam 3 tahap. Untuk tahap 1 diperkirakan nilai investasi yang digelontorkan termasuk pembebasan lahan sekitar Rp9,2 Triliun.

Bandara Kediri akan difungsikan sebagai bandara pengumpan di jalur Selatan Jawa. Sementara untuk Bandara Hub di Jawa Timur adalah di Bandara Juanda Surabaya. Bandara yang berada di Jawa Timur ini nantinya akan berfungsi sebagai bandara domestik, sementara untuk Bandara Internasional tetap dilayani oleh Bandara Juanda Surabaya.

Sebagai informasi, proyek pembangunan Bandara ini menggunakan skema KPBU dengan pembiayaan seluruhnya mulai dari pembebasan lahan sampai ke pembangunan Bandara menggunakan dana dari swasta, yaitu PT Gudang Garam Tbk.

Keberadaan Bandara ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian, meningkatkan jumlah wisatawan, mempermudah masyarakat sekitar untuk bepergian, hingga memberikan lapangan pekerjaan masyarakat di Kediri dan sekitarnya.

About Emy Trimahanani

Editor of Vibiz Media Network and Head of Vibiz Learning Center

One comment

  1. Mantap kita dukung terus pembangunan infrastruktur indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.