Menteri PUPR Resmikan Jembatan Gantung Ensilat di Kabupaten Kapuas Hulu

(Beritadaerah – Kalimantan) Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (13/2), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meresmikan Jembatan Gantung Sungai Ensilat di Kabupaten Kapuas Hulu. Jembatan Gantung ini menghubungkan Desa Nanga Dangkan dan Desa Lebak Napas.

Sebelumnya Menteri PUPR Basuki telah meresmikan 4 Rumah Susun (Rusun) di Kabupaten Sintang. Rusun yang diresmikan yakni, Rusun Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang, Rusun Yayasan Kabar Senang Sekolah Tinggi Teologia (STT) Immanuel Sintang, Rusun Rumah Sakit Rujukan Ade Moch Djoen, dan Rusun Ponpes Agropolitan Nurul Ma’arif.

Dalam peresmian jembatan gantung Sungai Ensilat Menteri PUPR Basuki mengatakan, hal ini merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka. Kehadiran jembatan gantung sangat dibutuhkan masyarakat karena kondisi geografi wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Secara fisik, kondisi ini kerap menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, pasar, dan kantor pemerintahan.

“Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah di Kabinet Indonesia Maju untuk lima tahun ke depan. Infrastruktur penting digenjot untuk konektivitas, khususnya di Kalimantan,” kata Menteri PUPR Basuki yang dikutip laman PU, Jumat (14/2).

Menteri PUPR Basuki tambahkan bahwa Kementerian PUPR juga sudah membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN), jalan ke perbatasan, mudah – mudahan semua jalan segera tembus, dan tahun ini sudah kita aspal.

Sementara itu Ketua DPR Komisi V Lasarus mengatakan, atas nama masyarakat Kapuas Hulu menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri PUPR beserta jajarannya karena telah membangun jembatan gantung baja yang panjang di Kalimantan Barat, untuk itu saya minta bantuan masyarakat untuk memelihara jembatan sehingga umurnya bisa panjang.

Jembatan gantung yang dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Barat Ditjen Bina Marga dengan panjang 84 meter dan lebar 1,8 meter diperuntukan khusus untuk pejalan kaki dan sepeda motor, dengan nilai kontrak Rp 3,9 miliar dikerjakan oleh CV. Kapuas Baru menggunakan Rangka Baja Gantung.

Hadir dalam peresmian jembatan gantung ini bersama Menteri PUPR yakni Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wlayah XX Pontianak Djunaidi, dan Bupati Kapuas Hulu M. Nasir.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).