Tembus diatas 30.000 kasus Wuhan Coronavirus!

Wuhan Coronavirus hari ini menembus angka 30.000 dan angka kematian menembus angka 600 orang. Hari ini data dari JHU CSSE menyatakan ada 638 kematian (2%) dari 31.368 kasus. Sedangkan yang mengalami pemulihan dinyatakan sebanyak 1.541 orang (5%). Sedangkan kemarin masih berada di angka 28.254, berarti terjadi kenaikan kasus sebanyak 3.114 kasus, dalam sehari! Hal ini membuktikan bahwa proses penularan masih terus terjadi diantara masyarakat China, khususnya Wuhan di provinsi Hubei.   Angka kematian tertinggi memang ada di provinsi Hubei yaitu sebanyak 618 orang. Angka ini masih akan meningkat terus, masih banyak kasus yang dalam tahap suspect dan menunggu konfirmasi positif atau tidaknya. Mereka yang meninggal rata-rata adalah usia lanjut atau sudah memiliki penyakit kronis lainnya sebelumnya.

Karantina orang yang memiliki gejala adalah tetap merupakan pencegahan yang terbaik sejauh ini. Jika seseorang ditemukan dengan gejala, sebaiknya memang melaporkan diri ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan segera dan mengurangi angka kematian.

Beberapa hari ini Kementrian Kesehatan beberapa negara menyerukan bahwa  penggunaan masker tidaklah penting. Melainkan sebaiknya menjaga higinitas dan meningkatkan imunitas tubuh jauh lebih penting. Memang hal ini sangat penting. Namun demikian tidaklah berlaku di lokasi episentrum dari penyakit ini. Virus 2019-nCov ini memang tidak menular melalui udara melainkan menular melalui droplet.

Himbauan beberapa negara menyatakan yang penting adalah mencuci tangan dengan sabun dan tidak menyentuh wajah dengan tangan sebab ada kemungkinan penderita dengan tangan yang terkontaminasi droplet terinfeksi memegang benda-benda disekililingnya seperti pegangan pintu, HP, gelas, piring, sendok dan lain sebagainya. Himbauan ini adalah juga ditujukan untuk mengatasi kepanikan masyarakat yang tidak bisa mendapatkan masker karena kelangkaan masker dimana-mana. Supply saat ini jauh lebih besar daripada demand. Harga-hargapun melambung tinggi hingga berkali-kali lipat. Tidak bisa dipungkiri bahwa memakai masker memang secara psikologis memberikan rasa safety. Untuk Indonesia, himbauan tidak memakai masker masih dapat dilakukan.

Bisakah Anda bayangkan jika seandainya ada seseorang yang terinfeksi dan tanpa masker, bersin tiba-tiba di depan Anda dan hidung Anda terkena muncratan tetesan kecil dari bersinnya karena tidak menggunakan masker? Apa jadinya? Keputusan memakai masker atau tidak dikembalikan kepada masing-masing orang tentunya.

Namun, berikut ini adalah beberapa tips untuk meningkatkan imunitas tubuh.

  • Rajinlah mencuci tangan dengan sabun atau alkohol sehabis memegang sesuatu, terutama bila di area publik, memegang pintu, memilih belanjaan dan sebagainya. Sabun baik batangan maupun cair sejauh ini tetap merupakan pilihan yang terbaik.
  • Minum yang cukup, makan yang bergizi dan bervariasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, vitamin dan mineral bagi tubuh. Perbanyaklah makan buah dan sayur.
  • Istirahat yang cukup agar kesehatan terjaga
  • Olahraga rutin minimal tiga kali dalam seminggu agar bugar
  • Tambahkan dengan supplemen peningkat imunitas tubuh jika diperlukan seperti Echinacea, vitamin C, dan sebagainya.

Mari semangat, menjaga hidup sehat selalu!

About Vera Herlina

Partner of Management and Technology Services Vibiz Consulting, Journalist Vibiz Media Network