Misi Dagang Pemprov Jatim ke Sumut Bukukan Transaksi Senilai Rp 474,5 M

(Beritadaerah – Nasional) Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) melakukan upaya penguatan perekonomian daerah dengan melakukan misi dagang ke sejumlah provinsi di Indonesia. Sumatera Utara (Sumut) menjadi provinsi pertama yang dikunjungi oleh Pemprov Jatim dalam misi dagang.

Awal Tahun 2020, Pemprov Jatim dengan pimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berhasil menembus transaksi senilai Rp 474,5 miliar saat melakukan misi dagang ke Sumut. Capaian tersebut berhasil naik Rp 60,5 miliar dan melampaui capaian misi dagang sebelumnya pada tahun 2017.

Pertemuan dagang ini merupakan sebuah ajang yang diharap bisa meningkatkan sinergitas dan memberi penguatan kepada perekonomian daerah. Sehingga perekonomian daerah dapat tumbuh secara inklusif, demikian yang disampaikan oleh Gubernur Khofifah.

“Pertumbuhan ekonomi yang inklusif tersebut disebutnya bisa sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. Mudah-mudahan semuanya akan memberikan sinergitas dan Win-Win Profit antara Jatim dan Sumut, termasuk di dalamnya adalah Trader dan Buyer dari kedua Provinsi,” kata Gubernur Khofifah yang dikutip laman Infopublik, Jumat (7/2).

Dijelaskan Gubernur Jatim bahwa langkah penguatan melalui misi dagang adalah bentuk jawaban kesiapan Indonesia, khususnya masing – masing provinsi dalam menghadapi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang tengah berlangsung saat ini.

Gubernur Jatim mengingatkan kepada semua pelaku usaha akan kemampuan yang sesungguhnya dimiliki oleh Indonesia jika semuanya bisa disinergikan. Kita memiliki kekuatan energi, sumber daya alam, sumber daya manusia dan kekuatan jaringan yang luar biasa, penduduk yang cukup besar, jika kita saling silaturahim melalui Business Meeting dan Business Matching, tentu akan menjadi penguatan persaudaraan dan persatuan yang memiliki dampak ekonomi yang besar pula.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajeksakh menjelaskan, melalui misi dagang akan diketahui kelebihan dan kebutuhan kedua daerah. Seperti pada komoditi daging sapi, Sumut masih melakukan impor dari Australia. Melihat kondisi daging sapi di Jawa Timur yang dinyatakan surplus dirinya tak menutup kemungkinan bahwa bisa dilakukan pembelian langsung dari Jawa Timur. Untuk itu, ia menyambut baik akan diselenggarakannya misi dagang semacam ini.

Pemprov Jatim telah merencanakan delapan misi dagang ke beberapa wilayah provinsi lain. Diawali dengan Sumatera Utara, dilanjutkan Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi kemudian Kalimantan serta beberapa wilayah lain di tanah air.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About Fu Handi

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.