(Beritadaerah – Surabaya) Provinsi Jawa Timur didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Calendar of Event (CoE) Jawa Timur (Jatim) yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Surabaya pada Senin (27/1). Pemerintah Provinsi Jatim nantinya akan menggelar 445 event pariwisata baik festival maupun non-festival sepanjang tahun 2020.

Dalam peluncuran ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap ajang ini bisa menjadi sarana promosi kepada publik yang lebih luas bahwa ada 445 event di Jawa Timur pada tahun 2020.

Sementara itu Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani juga mengapresiasi semangat Pemprov dan masyarakat Jatim dalam menyelenggarakan event wisata. Secara nasional ada dua provinsi dengan jumlah event terbanyak di CoE Nasional yakni Provinsi Bali dan Jatim.

“Baru kali ini ada sebanyak 445 event di suatu daerah, di mana ada 113 event dalam bentuk festival, dan 332 event berbentuk non-festival. Ini berarti jika dirata-ratakan setiap satu atau dua hari ada event di Jatim,” ujar Rizki dalam siaran persnya kepada Beritadaerah.co.id, Selasa malam (28/1).

Rizki berharap upaya Jatim dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan berkualitas dan lama tinggal wisatawan di tanah air. Nantinya Kemenparekraf akan fokus pada wisatawan berkualitas guna meningkatkan jumlah devisa negara, bukan lagi pada kuantitas wisatawan

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Sinarto menginginkan adanya dukungan dari tour operator atau biro perjalanan wisata. Hal ini untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan event dalam menarik wisatawan.

Kategori 455 event di Jatim terdiri dari 40 event olahraga, 31 event musik, 33 event kuliner, 60 kegiatan yang berkaitan dengan tradisi atau keagamaan, serta 35 event pameran. Selain itu, Jatim juga akan menggelar 12 event berskala internasional di antaranya Majapahit Internasional Travel Fair (MITF), Festival Panji Internasional, Jember Fashion Carnaval (JFC), International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), Jazz Gunung Bromo, Pasuruan Bromo Marathon, Surabaya Cross Culture, Sail to Indonesia in Bawean Island, Bojonegoro Thengul International Folklor Festival, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Yadnya Kasada, dan Kelud Volcano Road Run.

Handi Fu/Journalist/BD
Editor: Handi Fu

About The Author

Fu Handi is a Partner of Management and Technology Services at Vibiz Consulting and Editor of beritadaerah.co.id. He is also working as trainer and consultant at LEPMIDA (Regional Investment and Management Development Institute).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.